Gubernur Lampung: Jumat siswa kembali sekolah normal

Kamis, 10 September 2026 18:42 WIB

Image Print

Ilustrasi- Siswa sekolah dasar di Kabupaten Tanggamus sedang melakukan aktivitas luar ruangan, sebelum masa erupsi Gunung Anak Krakatau berlangsung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Jumat masuk, langsung Shalat Istisqa di sekolah masing-masing

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa mulai Jumat (11/9) besok siswa di wilayahnya kembali bersekolah normal seperti biasa.

"Jumat masuk, langsung Shalat Istisqa di sekolah masing-masing," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan kembali normalnya kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut mengikuti keputusan terakhir Pemerintah Provinsi Lampung, yang memperpanjang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Kamis (10/9).

Selain itu untuk kondisi terkini erupsi Gunung Anak Krakatau berdasarkan laporan terakhir menunjukkan kondisi yang mulai membaik, dengan angin yang tidak terlalu kuat serta sebaran debu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berkurang.

"Erupsi terakhir dilaporkan kemarin. Angin dilaporkan juga tidak terlalu kuat lagi, dan debu juga sudah tidak terlalu banyak lagi, debu dari erupsi Krakatau mulai berkurang," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Lampung juga sudah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari ini untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan.

"Operasi Modifikasi Cuaca sudah dilakukan hari ini. Mudah-mudahan hari ini ada di Bandarlampung Operasi Modifikasi Cuacanya," ucap dia.

Ia pun berharap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca dapat membantu memperbaiki kondisi cuaca dan lingkungan udara, khususnya di wilayah Bandarlampung.

"Turunnya hujan diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan, memperbaiki ketersediaan air, membantu lahan pertanian, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan aktivitas masyarakat Lampung," tambahnya.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.