Banjarbaru (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin meminta inovasi pembasahan lahan gambut terbakar yang dilakukan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan dapat diterapkan secara menyeluruh di wilayah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ada di provinsi itu.

"Inovasi cairan yang dikembangkan Bidlabfor atas gagasan Kapolda ini terbukti efektif lebih cepat mendinginkan suhu gambut yang terbakar," kata Muhidin di Banjarbaru, Kamis.

Gubernur pun telah membuktikan langsung metode inovasi suntik gambut dengan cairan khusus saat penanggulangan karhutla di Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru oleh Polda Kalsel.

Awalnya gubernur mengecek suhu tanah melalui drone thermal untuk mengukur suhu permukaan tanah yang masih berasap. Hasilnya suhu tanah mencapai 120 derajat celsius.

Baca juga: Gubernur minta kepala daerah tindak lanjuti karhutla di area konsesi

Kemudian cairan inovasi berbahan dasar surfaktan nabati ramah lingkungan buatan Bidlabfor Polda Kalsel dimasukkan melalui metode suntik gambut sedalam dua meter.

Setelah satu menit dicek kembali melalui drone thermal ternyata suhu tanah turun menjadi 30 derajat celsius.

"Dengan fakta penurunan suhu tanah sangat cepat ini membuktikan metode ini berhasil memadamkan bara api dalam tanah yang selama ini sulit sekali dilakukan dengan penyiraman biasa," jelas Muhidin.

Baca juga: Menhut minta pendinginan Karhutla Kalbar dimasifkan

Dia pun optimistis penanggulangan karhutla terutama di lahan gambut bisa optimal dan semakin cepat terkendali.

"Jika bara dalam tanah ini bisa dimatikan maka tidak ada lagi timbul asap ataupun potensi terbakar kembali," tambahnya.

Pewarta: Firman
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.