Jakarta (ANTARA) - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menekankan bahwa ruang untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi menjadi semakin luas apabila stabilitas makroekonomi dapat terjaga dengan baik.
Usai mengucapkan sumpah jabatan di Mahkamah Agung, Destry kembali menegaskan stance policy bank sentral ke depan yang tetap mengedepankan stabilitas di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.
“Stabilitas itu menjadi sangat penting untuk kami. Karena tentunya, dengan kita memiliki ekonomi yang stabil, tentu ruang-ruang untuk pertumbuhan ekonomi itu menjadi semakin luas,” kata Destry saat menyampaikan keterangan pers di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu.
Destry mengatakan, kondisi global yang masih penuh dengan ketidakpastian akan berimplikasi kepada kebijakan-kebijakan bank sentral Indonesia dalam jangka pendek.
Baca juga: Destry Damayanti resmi dilantik jadi Gubernur Bank Indonesia
Ia menyampaikan bahwa ke depan, BI juga terus berfokus pada kebijakan-kebijakan yang memenuhi prinsip “3I” plus “S” yakni impactful, inklusif, dan integratif, yang diyakini bisa tercapai melalui “Sinergi Merah Putih”.
“Untuk mencapai stabilitas, kita bisa bekerja sama. Jadi tidak dengan Bank Indonesia sendiri, kita bisa mengajak bersama melalui Sinergi Merah Putih, khususnya dalam menangani masalah-masalah domestik seperti inflasi, yang itu tentu akan menjadi PR bagi kami di Bank Indonesia dengan terus meningkatkan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait,” kata Destry.
Sesuai dengan amanah dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), Destry mengatakan bank sentral memiliki mandat untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus menciptakan iklim ekonomi yang kondusif, sehingga bisa mendorong pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja.
“Tentu ini akan kami wujudkan juga dalam kebijakan, dan tentunya akan terus bersinergi juga dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya. Karena ini menjadi PR kita bersama,” kata dia.
Baca juga: BI dan pemerintah perkuat strategi pengendalian inflasi pangan
Destry Damayanti resmi dilantik menjadi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031, setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto di Jakarta, Rabu.
Pada kesempatan yang sama, Aida S. Budiman juga mengucapkan sumpah jabatan sebagai Deputi Gubernur Senior BI serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI.
Pelantikan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 tanggal 1 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.