Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari JKT48. Gendis Mayrannisa dipastikan resmi mengundurkan diri dari grup idol tersebut setelah manajemen menerima permohonan yang diajukannya.
Pengumuman resmi disampaikan oleh JKT48 Operation Team. Mulai 25 Juli 2026, Gendis sudah tidak lagi melanjutkan seluruh aktivitasnya sebagai member JKT48 Team Dream.
Keputusan ini sekaligus menutup perjalanan Gendis di JKT48 yang selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu member muda dengan karakter ceria dan interaksi hangat bersama para penggemar. Namun, sebelum memutuskan hengkang, perjalanan kariernya juga sempat diwarnai persoalan yang membuatnya harus menjalani sanksi dari manajemen.
JKT48 Terima Pengunduran Diri Gendis Mayrannisa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307983/original/050042200_1785124873-gendismundur.jpg)
Perbesar
Melalui pernyataan resminya, manajemen menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui proses diskusi dengan berbagai pihak.
"Terima kasih selalu atas dukungannya untuk JKT48. Gendis Mayrannisa dari JKT48 Team Dream telah mengajukan pengunduran dirinya dari JKT48. Setelah berdiskusi dengan pihak terkait, manajemen memutuskan untuk menerima keputusan tersebut. Oleh karena itu, terhitung mulai tanggal 25 Juli 2026, Gendis Mayrannisa dari JKT48 Team Dream sudah tidak lagi melanjutkan aktivitasnya di JKT48. Mohon pengertiannya dan terima kasih."
Sampai pengumuman tersebut dirilis, baik Gendis maupun pihak JKT48 belum mengungkapkan alasan spesifik di balik keputusan sang member untuk mengakhiri kiprahnya bersama grup.
Sempat Jalani Sanksi Penangguhan Aktivitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307984/original/065837300_1785124873-584160473_17988077726866679_3583386410023155702_n.jpg)
Perbesar
Sebelum resmi keluar dari JKT48, Gendis sempat menjadi perhatian publik ketika manajemen menjatuhkan sanksi penangguhan aktivitas pada Februari 2026. Saat itu, JKT48 mengumumkan bahwa Gendis untuk sementara waktu tidak diperkenankan mengikuti aktivitas grup karena melanggar aturan internal yang berlaku.
Kala itu, tidak dijelaskan secara detail apa masalahnya. Akan tetapi, biasanya sanksi diambil pihak manajemen karena sang idol melanggar golden rule. Gendis pun sempat melayangkan permintaan maaf resmi melalui akun Instagram-nya.
"Seperti yang kalian tahu, akhir-akhir ini banyak sekali foto yang beredar di media sosial, untuk kebenarannya saya sudah menjelaskan semuanya kepada manajemen secara jujur, dan menerima keputusan apa pun yang akan manajemen ambil," tulis Gendis.
"Saya berkomitmen untuk memperbaiki diri, belajar dari kesalahan ini, dan berusaha sekuat tenaga untuk membangun kembali kepercayaan yang telah hilang, meskipun saya memahami bahwa hal tersebut membutuhkan waktu dan pembuktian nyata," tambahnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Setelah menjalani masa penangguhan, Gendis kembali menjalankan aktivitas bersama JKT48. Namun, hanya beberapa bulan berselang, ia akhirnya memilih mengajukan pengunduran diri yang kemudian disetujui oleh pihak manajemen.