Gempa NTT, Gibran temui ibu dan bayi di ruangan darurat RSUD TC Hillers

Kamis, 20 Agustus 2026 22:52 WIB

Image Print

Wapres Gibran Rakabuming menggendong bayi baru lahir saat berdialog bersama pasien di tenda perawatan RSUD TC Hillers di Kab. Sikka, NTT, Kamis (20/8/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Sikka, NTT (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berdialog dengan sejumlah ibu yang baru saja melahirkan dan dirawat di ruangan darurat Rumah Sakit Umum Daerah TC Hillers Maumere pascagempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, memastikan kebutuhan warga dipenuhi.

Meninjau RSUD TC Hillers di Sikka, NTT, Kamis, Wapres Gibran mendatangi ruang perawatan darurat yang berada di halaman rumah sakit dan berdialog dengan seorang ibu yang baru saja melahirkan seorang anak perempuan setelah gempa pada Sabtu (15/8).

"Nanti tolong itu ditambahi penutupnya," ujar Wapres kepada jajaran pengurus rumah sakit setelah melihat cahaya matahari menembus sela-sela penutup tenda.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Wapres juga memastikan kepada para pasien, yang kebanyakan adalah ibu yang melahirkan, bahwa penanganan pascagempa akan terus ditingkatkan agar pasien dapat kembali dirawat di ruangan dan rumah mereka dapat kembali diperbaiki.

Dalam dialog tersebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago bahkan sempat berkelakar untuk Wapres memberikan nama salah satu bayi yang baru lahir.

Selain meninjau tenda perawatan darurat, Wapres juga berkeliling melihat fasilitas rumah sakit termasuk ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif. Dia juga memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah bayi yang dirawat di luar ruangan.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat penanganan darurat terhadap infrastruktur jalan nasional yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores sejak 15 Agustus 2026.

Kepala Seksi Preservasi BPJN NTT Rofinus Ngilo di Kupang, Kamis mengatakan, sejak gempa terjadi, pihaknya terus melakukan penanganan sementara, terutama pembersihan material longsoran dan kerusakan pada sejumlah titik di sepanjang jalur lintas Flores.

"Sejak kejadian gempa bumi tanggal 15 Agustus 2026 sampai dengan saat ini, kami terus melakukan penanganan sementara dan pembersihan jalan nasional jalur lintas Flores agar tetap fungsional," katanya.

Menurut dia, koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak gempa susulan yang masih terjadi hingga saat ini.

"Untuk mengantisipasi adanya titik-titik baru kerusakan akibat gempa susulan, kami tetap menyiapkan peralatan dan personel untuk standby pada titik-titik longsor maupun lokasi yang dianggap rawan," ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi di lapangan masih dinamis karena gempa susulan masih sering terjadi. Hal tersebut menyebabkan potensi munculnya kerusakan baru pada badan jalan maupun infrastruktur pendukung lainnya tetap ada.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gibran temui ibu dan bayi di tenda rawat pastikan kebutuhan terpenuhi

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.