Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, tertarik untuk menjalin kerja sama sektor pertanian dengan Korea Selatan (Korsel), dan Jepang dengan harapan bisa menumbuhkan bisnis pertanian yang akhirnya bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Garut.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dalam hari yang bersamaan menerima kunjungan kerja delegasi dari Korsel yang dipimpin Mr Chang beserta jajaran, dan kunjungan resmi Wali Kota Sue Machi, Prefektur Fukuoka, Jepang, Shuichi Hiramatsu, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat.
Bupati menyampaikan pertemuan dengan delegasi dari Korsel membahas rencana kerja sama pengembangan sektor pertanian antara Kabupaten Garut dengan Kota Damyang, Korsel, khususnya dalam pengembangan teknologi budi daya bawang putih, dan stroberi.
"Datang kemari untuk merintis kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kota Damyang, terutama dalam pembudidayaan stroberi dan bawang putih," kata Bupati.
Ia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki potensi pengembangan stroberi, kemudian Korsel juga dikenal memiliki varietas stroberi berukuran besar dengan cita rasa manis.
Dia menambahkan, selain stroberi juga mendorong pengembangan dan percepatan budi daya bawang putih di Garut, karena komoditas tersebut sejalan dengan instruksi dan amanat Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
"Kita berharap bahwa akan ada pengembangan dalam bidang budi daya bawang putih, karena ini adalah salah satu amanat Presiden bagaimana kita meningkatkan swasembada pangan dalam bidang salah satunya bawang putih," katanya pula.
Sedangkan pertemuan dengan perwakilan dari Jepang, kata Bupati, membahas potensi pemanfaatan alam dan komoditas unggulan di Garut, salah satunya biji kopi.
Ia menyebutkan, tidak hanya kopi, tapi ada pembahasan lainnya yakni kerja sama bidang penyaluran tenaga kerja asal Garut dan peluang ekspor komoditas lokal ikan sidat.
"Tentu saja ini masih proses awal, semoga dalam beberapa waktu ke depan bisa lebih terealisasi dengan baik terutama dalam ekspor biji kopi," katanya pula.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.