Galaxy S26 FE meluncur, Samsung perkuat kamera dengan teknologi AI

Jumat, 28 Agustus 2026 15:06 WIB

Image Print

Samsung Galaxy S26 FE. (ANTARA/Samsung)

Jakarta (ANTARA) - Samsung resmi memperkenalkan Galaxy S26 FE dalam ajang Galaxy Event yang disiarkan di kanal resmi YouTube Samsung dan situs web perusahaan pada hari ini, Kamis.

Dalam siaran video tersebut, Samsung membagikan sejumlah fitur kamera untuk mempercantik foto atau video dan kecerdasan buatan (AI) di Galaxy S26 FE untuk memudahkan aktivitas sehari-hari.

“Galaxy S26 FE dirancang secara khusus untuk menghadirkan keunggulan khas Galaxy S Series, sehingga setiap fitur dapat memberikan manfaat nyata dalam keseharian pengguna,” kata Executive Vice President dan Head of Customer Experience Office, Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics Jay Kim.

Kamera Galaxy S26 FE dilengkapi sistem tiga kamera belakang yang didukung pemrosesan gambar untuk membantu pengguna mengambil foto maupun video dalam berbagai kondisi.

Salah satu fitur yang hadir adalah My FanCam, yang sebelumnya diperkenalkan pada ponsel lipat Galaxy Z Fold 8.

Fitur ini dapat mengikuti orang yang dipilih dan menjaga posisinya tetap berada di tengah frame ketika merekam video.

Untuk perekaman video, Samsung menyediakan Super Steady dengan Horizontal Lock untuk membantu menghasilkan video yang lebih mulus dan stabil ketika pengguna merekam aktivitas bergerak.

Galaxy S26 FE memiliki lensa 3x optical zoom dan kamera depan beresolusi 12MP untuk mengambil foto selfie maupun foto bersama dengan bidang pandang yang lebih luas.

Untuk fotografi malam hari, Samsung menyediakan Nightography yang dapat menghasilkan foto lebih terang dan detail ketika digunakan dalam kondisi minim cahaya.

Setelah foto diambil, pengguna dapat memanfaatkan Photo Assist untuk melakukan pengeditan menggunakan perintah bahasa alami seperti mengubah pencahayaan, menambahkan elemen, hingga melengkapi bagian foto yang hilang.

Galaxy S26 FE juga membawa Gemini Omni yang memungkinkan pengguna membuat dan mengedit klip video dari foto maupun video yang tersimpan di Gallery.

Sedangkan pada fitur AI, ponsel ini menjalankan One UI 9 yang membuat Galaxy AI intuitif dan memahami konteks untuk membantu memudahkan keseharian.

Galaxy AI dapat menyesuaikan diri dengan rutinitas pengguna untuk membantu mereka tetap mendapatkan informasi dan menjaga segala sesuatunya tetap terorganisir.

Now Brief yang debut pada Galaxy S25 hadir juga di Galaxy S26 FE. Fitur ini menyediakan kartu informasi yang kini semakin dipersonalisasi, termasuk informasi cuaca dan saran terkait kesehatan dan kebugaran.

Pengguna kini dapat membuat kartu mereka sendiri dengan satu perintah sederhana.

Ada pula Now Nudge yang diperluas ke sejumlah aplikasi dan notifikasi pihak ketiga untuk memberikan saran sesuai konteks aktivitas pengguna.

Sementara Circle to Search with Google kini dapat digunakan untuk mencari beberapa objek sekaligus dalam satu gambar.

“Dilengkapi berbagai pengalaman kamera dan Galaxy AI yang telah menjadi favorit pengguna, serta didukung One UI 9 terbaru, Galaxy S26 FE hadir sebagai pilihan ideal bagi mereka yang memahami dengan jelas hal-hal yang paling penting bagi mereka,” ujar Jay.

Untuk spesifikasinya, Galaxy S26 FE memiliki layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate hingga 120Hz.

Samsung membekali Galaxy S26 FE dengan baterai berkapasitas 4.900 mAh dan dukungan pengisian daya 45W. Baterainya diklaim dapat terisi hingga 69 persen setelah diisi daya selama 30 menit.

Galaxy S26 FE juga menawarkan sejumlah fitur pendukung untuk penggunaan jangka panjang. Melalui Smart Switch, pengguna dapat memindahkan data dari perangkat Android maupun iOS secara nirkabel dengan memindai kode QR.

Samsung menjanjikan dukungan hingga tujuh generasi pembaruan sistem operasi dan tujuh tahun pembaruan keamanan.

Galaxy S26 FE akan tersedia mulai 4 September di pasar tertentu dengan tiga pilihan warna, yakni Blueberry, Graphite, dan Pistachio.

Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.