Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:06 WIB
Jakarta, VIVA – Rara Pawang Hujan mengaku telah melakukan doa dan meditasi dari jarak jauh untuk membantu wilayah Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski berharap hujan segera turun, Rara menegaskan belum bersedia mendatangi lokasi kebakaran secara langsung tanpa adanya jaminan keselamatan.
Baca Juga
Upaya tersebut diungkapkan Rara melalui akun Instagram @rarapawang_cahayatarot setelah namanya kembali ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah warganet sebelumnya meminta dirinya turun tangan untuk membantu mengatasi karhutla yang melanda wilayah Kalimantan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam unggahannya, Rara menyebut telah memusatkan perhatian melalui doa dan meditasi dengan harapan hujan turun di sejumlah daerah. Ia juga menyinggung kondisi cuaca di Balikpapan dan Palangkaraya yang menurut keterangannya sempat diguyur hujan.
Baca Juga
“Aku udah fokus doa ? Minta berkah Tuhan Meditasi manifesting minta hujan,” tulis Rara yang dikutip dari Instagramnya pada Sabtu (17/20/26).
Ia kemudian menceritakan hujan yang disebutnya turun di Balikpapan pada 13–14 Oktober 2026 serta gerimis di Palangkaraya pada 15 Oktober 2026. Rara berharap hujan juga turun di wilayah Kalimantan lainnya.
Baca Juga
“Buat semuanya, di bawah langit Kalimantan ☁️Palangkaraya kemarin 15/10/202 atas berkah Tuhan & restu semesta doa kita bersama ikhtiar bersama terutama ala aku jarak jauh terkabul hujan ya jam 16.10 wib ?️?️?️ durasi 22 menit deras pas 16.32 dah reda,” tambahnya.
Rara Tak Mau Datang Langsung Tanpa Jaminan Keselamatan
Meski mengaku tetap berupaya membantu dari jauh, Rara menyampaikan keberatan jika harus mendatangi lokasi karhutla tanpa kepastian perlindungan. Ia menilai keselamatan diri, baik secara fisik maupun kondisi pribadi selama menjalankan aktivitasnya, perlu menjadi perhatian.
“Di era sekarang pemerintahan hanya mau OMC aja jadinya ya sudah aku gak mau ke lokasi sendiri tanpa jaminan keselamatan diriku lahir batin,” tulisnya lagi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca merupakan metode teknis untuk memengaruhi kondisi cuaca dalam situasi tertentu. Dalam penanganan karhutla, OMC dapat digunakan untuk mendukung upaya penambahan curah hujan apabila kondisi atmosfer memungkinkan.
Rara menegaskan bahwa keputusannya untuk tidak datang langsung bukan berarti dirinya mengabaikan kondisi Kalimantan. Ia memilih melakukan upaya dari jarak jauh sembari menekankan pentingnya jaminan keselamatan apabila kembali diminta terlibat di lapangan.
Halaman Selanjutnya
Mengaku Pernah Bantu Karhutla pada 2015, 2019, dan 2023