Bagikan:
JAKARTA - Kiper veteran Barcelona, Wojciech Szczesny, mengakui bahwa masih menyakitkan karena gagal meraih gelar Liga Inggris (Premier League) selama masa baktinya di Arsenal.
Kendati begitu, Szczesny--yang berada di Birmingham untuk latihan pramusim bersama Barcelona--tetap bersyukur karena akhirnya melihat mantan klubnya mengakhiri paceklik gelar liga mereka pada musim 2025/2026.
Arsenal telah finis sebagai runner-up dalam tiga musim berturut-turut sebelumnya.
"Saya sangat menderita (selama) final Liga Champions. Namun, memenangi Liga Inggris setelah 22 tahun, ini melegakan karena saya telah menunggunya sangat lama dan saya sangat senang mereka membangun proyek salah satu klub terbaik di Eropa," kata Szczesny kepada The Athletic mengacu pada kekalahan adu penalti Arsenal dari Paris Saint-Germain pada 30 Mei 2026.
Szczesny bergabung The Gunners sebagai remaja pada 2006 dan mencatatkan 181 penampilan di Stadion Emirates selama 10 tahun di klub tersebut.
BACA JUGA:
Selama musim 2013/2014, Arsenal berada di puncak klasemen lebih lama daripada tim lain, tetapi kemudian mengalami penurunan performa dan tersingkir dari persaingan pada akhir Maret.
Szczesny menjadi pemenang penghargaan Sarung Tangan Emas pada musim 2013/2014 bersama Petr Cech.
"Saat saya berada di sana, kami pernah berada di puncak klasemen untuk waktu yang sangat lama, dan akhirnya kami kalah."
"Saya merasa kami adalah tim terbaik di liga. Namun, kami adalah tim yang sangat muda dan kurang berpengalaman. Pada akhirnya, ketika saatnya tiba, kami gagal."
"Hal itu masih menyakitkan karena itu adalah satu-satunya trofi yang belum saya menangi di sepak bola profesional, memenangi Liga Inggris bersama Arsenal."
"Itu masih mengganggu saya dari lubuk hati, tetapi sebagai penggemar, saya sangat senang dengan apa yang terjadi tahun ini."
"Arsenal adalah tempat di mana saya mewujudkan mimpi saya. Secara emosional, itu adalah pencapaian maksimal yang saya yakini dapat diraih siapa pun, bermain untuk klub impian Anda."
"Saya telah mencapai mimpi itu. Itu adalah puncak karier Anda. Ini adalah kisah yang indah meskipun saya hanya memenangi tiga trofi bersama Arsenal, yaitu dua Piala FA dan satu Community Shield."
"Itu mungkin akan selalu menjadi bagian terindah dari karier saya. Bagian yang dipenuhi dengan gairah paling besar."
"Itu juga merupakan awal karier saya. Saya sangat lapar, sangat bertekad untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa saya pantas berada di level itu," kata kiper asal Polandia itu.
Szczesny pensiun dari sepak bola pada Agustus 2024 setelah lama bermain di Juventus, tetapi menandatangani kontrak dengan Barcelona dua bulan kemudian karena Marc-Andre ter Stegen--kiper pilihan utama Blaugrana--mengalami cedera yang mengakhiri musimnya.
"Ketika saya berhenti, saya tidak ingin bermain sepak bola lagi. Saya tidak membayangkan apa pun akan terjadi setelah 2024."
"Saya seperti kehilangan minat kepada sepak bola. Saya tidak lagi menikmati bermain. Saya tidak menikmati bangun untuk latihan."
"Saya masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontrak saya dengan Juventus, yang pada suatu titik mereka tidak mampu membayarnya."
"Kami memutuskan untuk berpisah. Saya belum siap untuk tantangan apa pun. Saya tidak ingin pindah negara, pindah klub, mencari sekolah baru untuk anak-anak, dan mencari tempat tinggal baru."
"Itu adalah keputusan yang mudah (untuk pensiun) bagi saya dan keluarga. Begitu Anda mencapai titik tertentu dalam hidup Anda, keluarga sebenarnya lebih penting daripada sepak bola."
"Sekarang saya menjalani salah satu masa terbaik dalam karier saya, dan saya menikmati setiap menitnya," ujarnya.
Szczesny telah memenangi gelar LaLiga berturut-turut bersama Barcelona di antara trofi lainnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+