Wahyu SK

| 20 September 2026, 09:14 WIB

FPMM Gelar Maulid Nabi, Umar Kei Bawa Pesan Kerukunan dan Kebersamaan

Front Pemuda Muslim Maluku menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar-Romlah, Pondok Gede, Sabtu (19/9/2026) malam. - Foto: FPMM

AKURAT.CO Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar-Romlah, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (19/9/2026) malam.

Peringatan Maulid ini digelar dengan nuansa yang jauh lebih meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Acara juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali silaturahmi masyarakat perantauan asal Maluku dan Maluku Utara di tanah Jawa.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat FPMM, Umar Kei Ohoitenan, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah berdiri sejak tahun 2010.

Peringatan Maulid kali ini dikemas secara khusus dengan menghadirkan tradisi menggantung rezeki berupa uang dan makanan di atas yang dapat diambil oleh para jemaah.

Baca Juga: Maulid Nabi di PKS, AMY Ajak Masyarakat Hidupkan Semangat Al-Qurโ€™an dan Teladani Rasulullah

Selain itu, momentum tersebut dirancang untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat Maluku dan Maluku Utara di perantauan.

Uniknya, jajaran pengurus hingga penceramah yang dihadirkan dalam acara ini merefleksikan keberagaman dan keharmonisan sosial yang kuat di Maluku.

"Saya menjadikan momentum Maulid kali ini untuk mengumpulkan seluruh masyarakat Maluku dan Maluku Utara untuk berkumpul. Dan kita lihat tadi penceramah tadi itu, semua dari Maluku," ujar Umar Kei.

Umar Kei menegaskan bahwa komposisi masyarakat Maluku di tanah kelahirannya sangat menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Ia menyebut perbandingan populasi antara muslim dan umat Nasrani berjalan berdampingan secara seimbang.

"Ya jadi 50-50. Protestan Katolik 50 persen ya. Kebetulan adik saya ini, saudara saya ini juga Protestan," tuturnya.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Semangat Berkarya untuk Kemajuan Bangsa