Lamongan (ANTARA) - Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia Mohammad Anas RA menilai Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto perlu memangkas kesenjangan antara kepercayaan masyarakat dan kepuasan terhadap layanan Polri.
"Ada gap 14,9 poin persentase antara kepercayaan dan kepuasan layanan Polri," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Lamongan, Jawa Timur, Jumat.
Anas mengatakan hasil survei FIXPOLL 2026 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 80,7 persen, sedangkan kepuasan terhadap layanan kepolisian sebesar 65,8 persen.
Menurut dia, kesenjangan tersebut menunjukkan kepercayaan terhadap institusi belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pengalaman masyarakat ketika berinteraksi langsung dengan pelayanan kepolisian.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Perkumpulan Penyelenggara Riset Persepsi Publik Indonesia (Presisi) tersebut terdapat empat lapisan yang menentukan kepuasan publik, yakni perilaku aparatur, akses layanan, proses pelayanan, serta hasil penyelesaian kasus.
Ia menjelaskan aspek tersebut mencakup cara petugas memperlakukan masyarakat, kemudahan memperoleh informasi dan menyampaikan pengaduan, kecepatan serta transparansi proses, hingga kepastian dan keadilan dalam penyelesaian perkara.
Untuk memangkas kesenjangan itu, Anas menyebut lima pekerjaan rumah bagi Kapolri Suyudi. Pertama, menyederhanakan layanan langsung atau last-mile service, termasuk STNK, SIM, SKCK, surat kehilangan, dan BPKB.
Kedua, mempercepat respons pengaduan masyarakat tanpa menunggu persoalan menjadi viral. Ketiga, mengedepankan kebenaran dalam penyelesaian perkara.
Keempat, membangun konsep Polri yang smart, yakni menghadirkan rasa aman, nyaman, profesional, dan humanis. Kelima, memperkuat kolaborasi produktif dengan lembaga penegak hukum lainnya.
"Polri smart bukan semata-mata penggunaan teknologi, tetapi kemampuan aparat menghadirkan rasa aman, nyaman, profesional, dan humanis," ujarnya.
Sebagai informasi, Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.