Jogja -
Sebagai perusahaan ritel ponsel, tablet, dan gadget terbesar di Indonesia, tidak membuat erafone berhenti berinovasi. Kali ini, untuk lebih berkontribusi untuk masyarakat, erafone akan membangun Charging Station di Teras Malioboro 1 Jogja yang bisa diakses gratis untuk masyarakat dan wisatawan.
Dalam gelaran Road to erafone Run 2026 Jogja yang berpusat di Teras Malioboro 1 Kota Jogja, malam ini, erafone dan Teras Malioboro juga mengumumkan pembangunan Charging Station yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama.
Head of Marketing erajaya Digital Region 3, Samuel Arief Gunawan menjelaskan rencana ini muncul setelah pihaknya mengadakan komunikasi bersama UPT Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUMKM) Dinas Koperasi dan UKM DIY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah kemarin saya bilang apakah bisa kita membuat sebuah titik, karena yang namanya wisatawan pun pasti butuh yang namanya charging station gitu," jelas Samuel di Teras Malioboro 1, Kamis (27/8) malam.
"Nah konsepnya kita bikin tempat yang bisa bersantai, tapi sambil otomatis namanya wisatawan kan harus butuh foto-foto, butuh update konten, segala macamlah. Kita kita fasilitasi dengan titik yang namanya charging station," sambungnya.
Pembangunan charging station ini akan dibuat berkala. Fasilitas-fasilitas akan dilengkapi pula secara bertahap. Samuel menargetkan untuk tahap pertama akan selesai dalam sebulan ke depan.
"Tahap pertama kita pastikan bahwa di situ nanti ada tempat duduk yang nyaman dan meja untuk melakukan charging. Nanti next step-nya kita akan kasih di situ vending machine, untuk pembelian aksesoris jika membutuhkan," papar Samuel.
"Misalnya butuh powerbank atau butuh kabel, kebetulan pas jalan-jalan lupa dibawa, di situ nanti bisa dibeli. Dan tentu saja uh ada yang namanya uh promo-promo Erafone itu apa saja, baik online maupun offline, nanti akan kita tampilkan di situ," imbuhnya.
Bahkan, lanjut Samuel, ke depannya charging station ini tak hanya memfasilitasi pengisian daya gadget saja, namun diharapkan bisa memfasilitasi pengisian daya kendaraan listrik.
"Untuk ke depannya memang kita nggak cuman charging station untuk handphone tapi kita akan konsepin untuk charging station bahkan untuk kendaraan, nanti konsepnya. Jadi untuk energi yang terbarukan konsepnya seperti itu," paparnya.
Kasubag Tata Usaha Balai Layanan Bisnis UMKM yang mengelola Teras Malioboro, Aribowo menambahkan, fasilitas charging station ini juga dalam rangka menarik kunjungan wisatawan khususnya kawula muda.
Dengan menyediakan charging station yang notabene saat ini menjadi kebutuhan pokok para muda-mudi, diharapkan mampu menahan wisatawan untuk lebih lama berkunjung ke Teras Malioboro di tengah kegiatan dengan mobilitas tinggi.
"Mereka saat ini sudah gadget itu merupakan kebutuhan yang sangat vital dan sehari-hari itu selalu melekat pada diri kita semua. Nah sehingga kalau kita bisa menyediakan charging area untuk mereka, maka kami harapkan itu bisa memberikan nilai plus sehingga mereka juga bisa berkontribusi, terutama dalam mengekspresikan apa yang menjadi gaya hidup mereka," ujarnya.
"Kami juga berharap dari situ kami bisa mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan kami, yaitu mereka bisa mempromosikan juga Teras Malioboro ini kepada masyarakat lebih luas lagi," imbuh Aribowo.
Charging station akan dibangun di sisi selatan Teras Malioboro Beskalan, tepatnya di samping tempat parkir mobil. Aribowo bilang, lokasi itu dipilih lantaran dekat dengan fasilitas-fasilitas umum lainnya.
"Dekat dengan area kuliner juga, kemudian di situ juga kita sediakan akan kami bangun juga dengan fasilitas mushola. Kemudian toilet juga ada lebih dekat lagi, di situ juga dekat dengan area parkir ya," ungkap Aribowo.
"Sehingga ibaratnya itu menjadi tempat nongkrong baru, fitur baru bagi masyarakat kawula muda di situ gitu. Sehingga mereka tidak perlu mencari tempat yang cozy di tempat lain gitu, cukup di Teras Malioboro saja," pungkasnya.
(akd/ega)
TAGSLIHAT LAINNYA