Senin, 13 Juli 2026 - 00:00 WIB

VIVA –Norwegia menjadi salah satu negara yang mencuri perhatian selama gelaran Piala Dunia 2026. Meski langkah timnasnya harus terhenti sebelum semifinal, kiprah impresif Erling Haaland di sepanjang turnamen sukses membuat nama Norwegia semakin banyak diperbincangkan.

Baca Juga

Penampilan sang striker juga memicu rasa penasaran publik terhadap negara asalnya. Tak sedikit yang mulai mencari tahu berbagai fakta unik tentang Norwegia. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah fakta menarik tentang Norwegia yang mungkin belum kamu ketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Korupsi Hampir Jarang

Baca Juga

Melansir laman Ganintegrity, Norwegia termasuk salah satu negara dengan tingkat korupsi terendah di dunia. Dunia usaha di negara ini juga dikenal sangat transparan, sehingga praktik korupsi hampir tidak menjadi hambatan bagi kegiatan perdagangan maupun investasi.

Korupsi dalam birokrasi dan praktik suap kecil (petty bribery) pun nyaris tidak ditemukan. Hukum di Norwegia mengatur secara tegas berbagai tindak pidana, seperti suap aktif maupun pasif, penyalahgunaan pengaruh, penipuan, pemerasan, penyalahgunaan kepercayaan, hingga pencucian uang.

Baca Juga

Aturan tersebut berlaku bagi warga negara maupun pihak yang berada di bawah yurisdiksi hukum Norwegia. Bahkan, jika tindak pidana dilakukan di luar wilayah Norwegia, pelakunya tetap dapat dijatuhi hukuman penjara hingga 10 tahun.

Tidak hanya individu, perusahaan juga dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terbukti terlibat dalam praktik korupsi yang dilakukan oleh pihak yang bertindak atas nama perusahaan.

Pemerintah Norwegia juga melarang pemberian uang pelicin (facilitation payment). Selain itu, pemberian hadiah maupun jamuan dapat dianggap melanggar hukum, tergantung pada nilai, tujuan, dan keuntungan yang diperoleh. Meski demikian, praktik-praktik semacam ini sangat jarang terjadi.

Norwegia memiliki sistem penegakan hukum yang kuat dalam memberantas korupsi. Peraturan antikorupsi diterapkan secara konsisten, dan tidak ada laporan yang menunjukkan adanya kekebalan hukum bagi pejabat yang terlibat korupsi.

Dalam upaya tersebut, unit pemberantasan kejahatan ekonomi Norwegia, Økokrim, dikenal efektif dalam menyelidiki dan menuntut kasus-kasus korupsi, baik yang terjadi di dalam negeri maupun yang melibatkan unsur lintas negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Biaya Perkuliahan Gratis

Melansir laman education.ec.europa.eu, kuliah di perguruan tinggi negeri Norwegia tidak dikenakan biaya kuliah bagi mahasiswa setempat dan mereka mahasiswa yang berasal dari negara-negara Uni Eropa (EU) dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, mahasiswa internasional dari luar kawasan EU/EEA umumnya diwajibkan membayar biaya kuliah untuk sebagian besar program studi. Besarannya berbeda-beda, tergantung pada universitas dan program yang dipilih. Secara umum, biaya kuliah berkisar antara 130.000 hingga 390.000 kroner Norwegia (NOK) atau sekitar Rp240 juta hingga Rp722 juta per tahun.