Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengunci gelar juara Japan Open 2026.

Dalam babak final yang berlangsung di Tokyo Metrpolitan Gymnasium, Tokyo, Minggu, Fajar/Fikri mengatasi perlawanan ganda Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dua gim langsung 21-19 dan 21-17.

Memulai gim pertama, Fajar/Fikri mencoba untuk mengambil tempo permainan namun Kim/Seo bermain cukup terbuka hingga kejar-kejaran poin terjadi.

Kim/Seo mampu memanfaatkan sejumlah momentum dengan baik sehingga mampu unggul dua poin ketika memasuki pertengahan gim pertama, 10-8.

Selepas interval, Fajar/Fikri bermain lebih sabar meladeni gaya permainan agresif dari Kim/Seo. Perlahan namun pasti, Fajar/Fikri yang membukukan tiga poin beruntun membalikkan keadaan menjadi 19-16.

Dalam posisi unggul, Fajar/Fikri akhirnya bermain begitu tenang untuk menutup kemenangan menjadi 21-19.

Baca juga: Fajar/Fikri ke final Japan Open 2026

Di gim kedua, Fajar/Fikri langsung melancarkan inisiatif serangan dan unggul cepat dua poin, 6-4.

Dalam posisi unggul, Fajar/Fikri mampu mencatatkan empat angka berturut-turut untuk memperlebar keunggulan menjadi 11-8.

Selepas interval, Kim/Seo sempat mengambil alih permainan dan mampu kejar mengejar hingga kedudukan berimbang menjadi 17-17.

Namun di akhir gim, Fajar/Fikri menunjukkan ketenangannya dengan mengunci empat angka berturut-turut sehingga menang 21-17.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Fajar/Fikri untuk meningkatkan kondisi mental mereka di turnamen sisa setengah tahun ini karena baru saja membungkam ganda nomor satu dunia.

Dengan gelar yang diboyong oleh Fajar/Fikri juga membuat tim bulu tangkis Indonesia dipastikan tidak pulang dengan tangan hampa pada gelaran turnamen BWF Super 750 ini.

Baca juga: Fajar/Fikri nilai permainannya kian membaik di Japan Open 2026

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.