Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir mengajak para pemuda untuk ikut mengisi program yang digagas kementerian yang dipimpinnya sebagai bagian upaya mempersiapkan mereka sebagai pilar utama pembangunan menuju Indonesia Emas.
“Kalian (pemuda) yang mengisi program itu. Kami siapkan lomba debat tapi coba debat mengenai mental health, green economy, digital economy. Supaya tidak tertinggal,” kata dia dalam kegiatan Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Muda Untuk Rakyat (GEMURA) di Jakarta, Sabtu.
Erick mengatakan, pemerintah berupaya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati.
Upaya ini dilakukan melalui perhelatan Wirasena Youth Camp 2026 yang program unggulan kolaborasi antara Kemenpora RI dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menjaring talenta pemuda dari 38 provinsi.
Agenda Wirasena Youth Camp dijadwalkan bergulir pada 21–31 Oktober 2026 dengan menggandeng sekitar 168 peserta terpilih dari seluruh wilayah Indonesia.
Kegiatan ini juga berdampingan dengan Indonesia Youth Summit 2026 yang menyusul pada 29–30 Oktober 2026.
Kegiatan Wirasena Youth Camp 2026 hadir sebagai inisiatif strategis untuk memperkuat persatuan bangsa melalui pengenalan lintas budaya, adat istiadat, dan praktik sosial di berbagai daerah.
Kegiatan ini juga sebagai instrumen sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.
“Ada youth camp. Nanti pemuda Singapura ikut youth camp kita. Tahun depan ada sembilan negara termasuk Australia, Inggris, dan China. Supaya kita bisa bersemangat. Kita ini platform buat masa depan bangsa kita,” jelas dia.
Dalam kesempatan itu, Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad para pemuda melawan hoaks melalui jari jemari mereka.
“Dulu nenek motang yang kita untuk merdeka pakai bambu runcing, pakai pistol. Sekarang pakai jari jemari melawan hoaks Itu juga adalah untuk perjuangan kita,”kata dia.
Raffi mengatakan Indonesia tidak kekurangan anak muda yang potensial. Berdasarkan data, Indonesia sekitar 65 juta orang berusia muda.
Mereka ini, sambung dia, akan meneruskan perjuangan bangsa. Dia mengingatkan agar para pemuda bersatu untuk bangsa Indonesia.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.