Jogja -

erafone Run 2026 Yogyakarta series kembali hadir untuk keempat kalinya. Setelah tahun lalu mengambil rute di pesisir selatan Yogyakara, tahun ini event lari berkonsep sunset run inj mengambil rute yang sangat bertolak belakang, yakni mendekati kaki Gunung Merapi.

erafone Run 2026 Yogyakarta series tahun ini akan digelar pada 31 Oktober 2026 di Museum Gunungapi Merapi Yogyakarta. Jika tahun lalu peserta disuguhi pemandangan pantai Jogja, tahun ini gagahnya gunung Merapi tersaji di sepanjang rute lari.

Head of Marketing erajaya Digital Region 3, Samuel Arief Gunawan menjelaskan, kembali hadirnya erafone Run hingga tahun keempat ini adalah bentuk konsistensi erafone menghadirkan kegiatan yang relevan bagi pecinta lari di Jogja dan sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Erafone Run bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi menjadi ruang untuk bertemu dan bertumbuh bersama komunitas. Kami ingin mendukung gaya hidup aktif melalui pengalaman yang menyenangkan dan relevan bagi masyarakat," papar Samuel dalam jumpa pers di Teras Malioboro 1, Kamis (27/8) malam.

"Bahwa erafone itu nggak cuma jual handphone, tapi juga ada event sportaiment sebagai bentuk apresiasi atas sambutan positif dari para pelari, komunitas, partner, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung Erafone Run," sambungnya.

Menurut Samuel, perkembangan erafone Run juga menunjukkan bahwa event ini telah berkembang menjadi sebuah pengalaman sportainment, yang mempertemukan olahraga dengan komunitas, teknologi, hiburan dan gaya hidup.

"Dengan kurang lebih 5.000 peserta tahun ini kami berharap erafone Run Jogja bukan hanya menjadi event yang ditunggu setiap tahun, tetapi juga menjadi event bergengsi bagi pecinta lari di Yogyakarta maupun di Indonesia," ujar Samuel.

Project Manager erafone Run 2026, Yoas Muliawan memaparkan alasan dipilihnya kawasan utara Jogja menjadi rute Erafone Run Jogja 2026. Keberadaan warisan dunia, Sumbu Filosofi Yogyakarta, menjadi alasan utamanya.

"Tahun ini kita mau memperlihatkan bahwa sumbu filosofi di Yogyakarta itu ada satu garis yang membentang dari utara ke selatan atau dari selatan ke utara gitu ya," ujar Yoas.

"Kami ingin peserta datang untuk berlari, tetapi pulang dengan membawa cerita tentang Jogja, komunitas dan pengalaman yang jarang ditemukan di event lain," imbuhnya.

Dengan latar kawasan Merapi, peserta diberi pilihan dua kategori, yakni 5K dan 10K. Selain itu beragam aktivitas pendukung, berbagai doorprize, hingga hiburan musik bersama band ska kenamaan, Souljah.

"Erafone Run mau memberikan experience di luar mungkin event-event lari yang sudah ada di Yogyakarta ini, ya. Dan yang pasti untuk hadiah, doorprize, dan lain-lain itu pasti banyak banget. Jadi konsepnya sportainment dan healthy party," ujar Yoas.

Race Director erafone Run 2026, Roostian Gamananda menambahkan start 10K pukul 16.00 WIB dan 5K pukul 16.15 WIB. Tahun ini, tidak ada cut-off time (COT) khusus, sehingga peserta lebih leluasa menikmati rute di kawasan Merapi.

Meski begitu, keselamatan tetap prioritas utama dengan koordinasi dukungan medis dan teknis yang ketat. Peserta disarankan mempersiapkan kondisi fisik dan mengikuti panduan resmi demi keamanan dan kenyamanan selama perlombaan.

"Tahun lalu ada yang sempat ngomong sama marshal kita nih, 'Mas, kok rutenya tahu-tahu ada pasirnya?' ya kan, kaget. Tenang, tahun ini nggak ada pasirnya tapi ada naik turun gunungnya, jadi tetap ada hal yang menarik pasti yang itu challenging buat teman-teman," jelas Roostian.

"Tapi jangan khawatir, secara safety tentu kita memprioritaskan safety di situ. Di situ semuanya sudah kita siapin, berkolaborasi tentunya dengan rumah sakit-rumah sakit tertentu, terus juga stakeholder-stakeholder lainnya seperti dari SAR dan BPBD juga," pungkasnya.

Untuk informasi pendaftaran, peserta dapat mengakses www.erazon.id serta mengikuti kanal instagram resmi @erafone.run.

(akd/ega)