Enam bangunan dikawasan Pasar Besar Palangka Raya ludes terbakar
Minggu, 2 Agustus 2026 01:19 WIB
Puing-puing rumah warga di Jalan Bangka, gang Kalimantan yang hangus terbakar api, Sabtu (1/8/2026) malam. ANTARA/Dokumentasi pribadi.
Palangka Raya (ANTARA) - Sebanyak enam bangunan, yang terdiri dari lima rumah dan satu barak lima pintu di kawasan Pasar Besar, tepatnya di Jalan Bangka, Gang Kalimantan, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hangus terbakar, Sabtu (1/8) malam.
"Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 21.00 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi," kata Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit usai pemadaman.
Urianinu menjelaskan, setibanya di lokasi kejadian api telah membumbung tinggi, sehingga tim gabungan pemadam kebakaran bahkan terpaksa menjebol tembok milik warga untuk membuka akses menuju titik api, agar kebakaran tidak meluas.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah yang dihuni seorang diri.
Penghuni rumah tersebut, menurut informasi sementara, merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.
“Informasi sementara yang kami terima, awal api berasal dari rumah orang yang diduga mengidap gangguan jiwa. Untuk penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang,” ucapnya.
Urianinu juga menyebutkan, berdasarkan laporan awal, aliran listrik di kawasan tersebut masih dalam kondisi menyala saat kebakaran terjadi.
Dalam proses penanganan, Disdamkarmat mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan rescue. Pemadaman juga mendapat bantuan dari relawan pemadam serta unsur terkait lainnya.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan petugas melaksanakan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga di sekitar lokasi, Yusuf (26), mengaku mendengar suara ledakan sebelum api membesar.
Menurutnya, ledakan tersebut berasal dari bagian belakang rumah warga yang kemudian dilalap api.
“Dugaan sementara gas meledak, karena dari rumah bagian belakang sempat terdengar bunyi ledakan. Kalau korsleting listrik, saat itu listrik di sekitar sini masih hidup,” bebernya.
Setelah suara ledakan terdengar, lanjut Yusuf, warga langsung berteriak meminta pertolongan sambil berusaha menyelamatkan barang-barang dari rumah yang berada di sekitar titik kebakaran.
“Orang-orang di belakang sempat mengamankan barang dulu sambil teriak minta tolong,” katanya.
Hingga proses pemadaman selesai, petugas masih melakukan pendinginan serta pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.