Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia kembali menambah perolehan medali emas Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya berkat Maulana Rifky Yavianda di cabor para swimming nomor 100 meter gaya punggung S12 putra.
Maulana Rifky Yavianda memperoleh catatan waktu tercepat 1 menit 3,07 detik sekaligus memecahkan rekor Asia. Sebelumnya rekor ini dipegang oleh Genki Saito dari Jepang.
Prestasi ini semakin membanggakan karena Maulana Rifky Yavianda juga mempersembahkan emas Asian Para Games 2026 di nomor 100 meter gaya bebas putra S12. Ia sekaligus jadi yang pertama meraih emas untuk Indonesia di ajang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Panen Emas, Indonesia Melesat di Klasemen Medali Asian Para Games 2026
- Mitchell Baker Berpeluang Tampil di MLS, Bagaimana Caranya?
- Indonesia Kawinkan Emas dan Rekor Dunia di Asian Para Games 2026
"Ketika sudah kompetisi seperti ini, saya selalu ingin bermain lepas, tanpa ada beban apa pun dan saya sangat bersyukur bisa mendapat emas," kata Maulana Rifky setelah lomba di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang.
Saat ini Indonesia sudah mengemas empat medali emas, tiga perak, dan 15 perunggu. Wakil Merah Putih menduduki peringkat kedelapan di klasemen sementara medali Asian Para Games 2026.
[Gambas:Video CNN]
Selain panen emas, Indonesia juga menggoreskan prestasi lain berupa rekor dunia. I Kadek Dwi Purwana Yasa sukses memecahkan rekornya sendiri dengan lemparan 49,75 meter untuk cabor para atletik nomor lempar cakram F57 putra.
Hebatnya, Kadek memecahkan rekornya sendiri. Sebelumnya, rekor dunia dipegangnya dengan catatan lemparan 48,68 meter.
"Medali ini saya persembahkan untuk ibu dan bapak saya," kata Kadek dalam keterangan tertulis NPC Indonesia.
Belum sampai situ, atlet Indonesia lain yakni Muhammad Fadli Imammuddin juga memecahkan rekor Asia. Prestasi itu ditorehkan Fadli di cabor para cycling nomor individual pursuit C4 putra dengan catatan waktu 4 menit 50,169 detik.
"Pastinya kemenangan ini saya persembahkan untuk Indonesia, buat tim yang sudah kerja keras. Buat keluarga yang tidak henti-hentinya mendoakan saya," ujar dia.
(ikw/jal)