Eko Suwanto perjuangkan kenaikan anggaran penanganan stunting 2027
Minggu, 30 Agustus 2026 20:55 WIB
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto (dua kiri). ANTARA/Ist
Yogyakarta (ANTARA) - Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto berkomitmen memperjuangkan kenaikan anggaran penanganan stunting untuk 45 kelurahan di Kota Yogyakarta untuk tahun 2027.
Hal tersebut disampaikan Eko Suwanto, di Yogyakarta, Minggu, 30/8/2026, di sela-sela gelaran Festival Mustika Rasa 2026 yang berlangsung meriah di Alun-Alun Selatan Yogyakarta pada Sabtu dan Minggu, 29–30 Agustus 2026.
Eko menjelaskan perjuangan anggaran tahun 2027 yang dipastikan bernilai lebih dari Rp120 juta per kelurahan ini merupakan kelanjutan dari alokasi Rp100 juta pada 2025 dan Rp120 juta pada 2026.
"Anggaran penanganan stunting bagi 45 kelurahan di Kota Yogyakarta kita pastikan naik, lebih dari 120 juta, namun angka pastinya berapa, mohon doa dan dukungan masyarakat, sedang kita perjuangkan", ujar Eko Suwanto yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta ini.
Melalui momentum festival kuliner berbasis resep warisan Bung Karno tersebut, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi olahan pangan lokal yang enak, sehat, dan murah guna memenuhi gizi keluarga.
"Kita dorong Pemda jamin pangan yang enak sehat dan murah bagi masyarakat. Salah satu yang terus kita perjuangkan adalah anggaran untuk atasi stunting dengan dukungan makanan yg sehat bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu baru melahirkan, ibu menyusui dan balita. Dengan menu sebagaimana di Buku Mustika Rasa kita jalankan serius, saya yakin stunting akan dapat diatasi, tentu didukung dengan lingkungan yang baik," kata Eko Suwanto.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo turut menyambut positif antusiasme warga yang hadir, termasuk lebih dari 500 orang yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi acara.
"Semua yang periksa kesehatan gratis kita layani. Kalau tekanan tinggi kita sediakan obatnya, alhamdulillah yang periksa 500 orang lebih," kata Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogyakarta.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan kegiatan ini menjadi wujud konsistensi partai dalam mendorong kemandirian pangan serta penguatan gizi masyarakat berbasis kearifan lokal.
"Saya tadi merasakan ice cream dibuat dari kimpul, patut di patenkan, enak sekali. Lalu ada brongkos dan lain-lain," kata Hasto Kristiyanto.
Sesuai intruksi Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, tambahnya, penting terus menggali potensi seluruh kuliner dari desa, membentuk khasanah kebudayaan dalam budaya nusantara.
Ada 100 stan UMKM bakal memadati Alun-Alun Selatan Yogyakarta dengan menyajikan beragam hidangan tradisional khas DIY dan Jawa Tengah, kuliner langka Nusantara, serta produk fesyen dan kerajinan lokal, sebagai bukti Indonesia kaya akan kuliner tradisional.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026