E-sports jadi peluang ekonomi anak muda Papua
Jumat, 11 September 2026 12:11 WIB
Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura Gustaf Griapon (ANTARA/HO-Dokumen pribadi)
Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) setempat mendorong olahraga elektronik atau E-sports menjadi ruang prestasi dan peluang ekonomi bagi anak muda Papua.
Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura Gustaf Griapon dalam keterangannya di Jayapura, Kamis, mengatakan, pihaknya akan melaksanakan Turnamen Mobile Legends bertajuk Bang Bang (MLBB) pada 18-19 September 2026 di Sentani yang mengusung tema "Pemuda Berprestasi, Ekonomi Kreatif Tumbuh, Investasi Jayapura Maju".
"Ini bukan sekadar ajang adu strategi dan kemampuan bermain Mobile Legends, kegiatan ini dirancang menjadi ruang pertemuan antara pemuda, E-sports, UMKM, dunia usaha, sponsor dan pelayanan pemerintah," katanya.
Menurut Gustaf, ajang tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menciptakan ruang positif bagi generasi muda sekaligus melihat perkembangan E-sports sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi kreatif.
"Perkembangan teknologi digital tidak boleh hanya dilihat sebagai hiburan. Di balik perkembangan E-sports, terdapat peluang besar untuk membangun kreativitas, komunitas, promosi usaha, industri digital, hingga menciptakan peluang ekonomi baru bagi generasi muda," ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya tidak ingin anak-anak muda di daerah ini hanya menjadi penonton perkembangan ekonomi digital namun, harus menjadi pelaku, kreator, pengusaha dan mampu melihat peluang dari perkembangan teknologi dan ekonomi kreatif.
"Penyelenggaraan turnamen tersebut sengaja dikemas lebih luas agar memberikan dampak kepada masyarakat dan pelaku usaha," katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya menargetkan sebanyak 32 tim atau 160 pemain yang akan ambil bagian dalam turnamen tersebut di mana setiap tim terdiri dari lima pemain.
Dia mengatakan turnamen ini diharapkan menjadi ruang untuk membangun sportivitas, disiplin, strategi, kerja sama tim, kreativitas, mental kompetitif dan kepercayaan diri generasi muda.
"Yang membuat turnamen ini berbeda ialah kami akan menggandeng sekitar 15 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen secara langsung selama pelaksanaan ajang ini," ujarnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026