Padangsidimpuan (ANTARA) - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Uzbekistan, Prof. Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, M.A., menyambut hangat pasangan kakek-nenek asal Aceh, T. Faisal Laksamana (65) dan dr. Indriati (61), yang tengah menjalani ekspedisi overland keliling dunia menggunakan kendaraan pribadi.
Sambutan tersebut menjadi momen istimewa bagi pasangan itu setelah menempuh perjalanan lintas negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah, termasuk China, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan, sebelum tiba di Tashkent, ibu kota Uzbekistan.
Faisal dan Indriati yang sekarang menetap di Kota "Salak" Padangsidimpuan itu mengaku terkesan atas keramahan Dubes RI beserta jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tashkent saat mereka memenuhi janji kunjungan ke perwakilan diplomatik Indonesia tersebut.
“Kami merasa sangat tersanjung dan bahagia dapat diterima dengan begitu ramah. Terima kasih banyak, Ibu Dubes. Semoga segala kebaikan Ibu mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkap Faisal dan Indriati kepada Antara, di Padangsidimpuan, Rabu.
Ia lanjut mengatakan, Pertemuan tersebut menjadi pengalaman membanggakan bagi keduanya sebagai warga Indonesia yang sedang menempuh perjalanan panjang melintasi berbagai negara.Kunjungan itu sekaligus menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan perwakilan Indonesia di luar negeri.
Ia juga menceritakan sebelum tiba di Uzbekistan, pasangan tersebut menghadapi sejumlah tantangan perjalanan, termasuk pengalaman tidak menyenangkan saat melintasi Kyrgyzstan dan pemeriksaan perbatasan Uzbekistan yang memakan waktu lebih dari lima jam.
Namun, pengalaman itu terobati oleh keramahan masyarakat setempat. Setelah menunaikan salat Asar di sebuah masjid, mereka disambut petugas masjid yang menyediakan makanan. Seorang warga Uzbekistan bahkan mengajak keduanya berkunjung ke kebun anggur dan memberikan buah anggur untuk bekal perjalanan.
Kehangatan juga mereka rasakan saat bertemu sesama warga Indonesia di Tashkent. Danu dan istrinya, warga asal Bangka Belitung yang tergabung dalam komunitas Campervan Indonesia Bangka Belitung, menjamu pasangan tersebut dengan makan malam dan menawarkan tempat menginap selama berada di ibu kota Uzbekistan itu.
Faisal dan Indriati juga bersilaturahmi dengan Khamdun, warga Indonesia yang telah lama tinggal di Tashkent. Rangkaian pertemuan itu menambah kesan positif perjalanan mereka, yang tidak hanya diwarnai tantangan lintas negara, tetapi juga persahabatan dan kepedulian sesama manusia.
Ekspedisi yang dijalani pasangan tersebut menjadi kisah inspiratif tentang semangat menjelajah dunia pada usia lanjut. Perjalanan itu sekaligus mempertemukan mereka dengan beragam budaya dan masyarakat, serta mempererat hubungan dengan sesama warga Indonesia meskipun berada jauh dari Tanah Air.
Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.