Pontianak (ANTARA) - Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) berharap, ke depan lembaga legislatifnya makin optimal dalam melayani masyarakat. 

"Kami berharap kinerja DPRD Kalsel ke depan semakin optimal dalam melayani masyarakat,” ujar Ketua BK DPRD Kalsel HM. Rosehan Noor Bachri usai pertemuan dengan DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) di Pontianak, Senin. 

Kunjungan ke DPRD Kalbar di " Kota Khatulistiwa " Pontianak itu, gabungan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kalsel tersebut untuk tukar informasi dan pengalaman. 

Dalam pertemuan dengan Pimpinan dan AKD DPRD Kalbar tersebut pembahasan sejumlah agenda di antaranya penguatan peran Badan Legislasi dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda). 

Selain itu, optimalisasi fungsi Badan Anggaran (Banggar), serta strategi Badan Kehormatan (BK) dalam menjaga marwah dan disiplin anggota dewan.

Kedua belah pihak juga berdiskusi terkait mekanisme reses, penjaringan aspirasi, hingga optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami akan mengadopsi hal-hal baik dari Kalbar dan menyesuaikannya dengan kondisi di Kalsel,” tambah  Rosehan NB.

Pihak DPRD Kalbar yang dipimpin Waki Ketuanya H. Nofal Nofiendra, menyambut baik kunjungan AKD DPRD Kalsel tersebut. 

Menurut dia, sinergi antara DPRD provinsi penting, khususnya dalam menghadapi isu-isu strategis seperti perencanaan pembangunan daerah hingga dana bagi hasil daerah dari pusat.

Gabung AKD DPRD Kalsel saat kunjungan ke DPRD Kalbar di Pontianak, Senin (24/8/2026). (ANTARA/HO Humas Setwan Kalsel)

Haji Rosehan menegaskan, hasil kunjungan kerja akan ditindaklanjuti di internal masing-masing AKD DPRD Kalsel untuk memperkuat kelembagaan legislatif.

“Tujuan akhirnya adalah agar DPRD Kalsel semakin kuat secara kelembagaan, semakin responsif terhadap aspirasi rakyat, dan semakin profesional dalam menjalankan tugas konstitusionalnya,” pungkas Rosehan NB.

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.