DPRD Gumas harap mahasiswa KKN bawa dampak positif
Selasa, 21 Juli 2026 11:42 WIB
Legislator Gumas Cici Susilawati dan lainnya berfoto bersama mahasiswa KKN UPR di Kecamatan Manuhing, Senin (20/7/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Kuala Kurun (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Cici Susilawati menyambut baik kehadiran ratusan mahasiswa Universitas Palangka Raya yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa dan kelurahan di kabupaten setempat.
"Saya berharap mahasiswa KKN mampu membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong kemajuan desa dan kelurahan melalui berbagai program pengabdian yang dijalankan," ucapnya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Selasa.
Menurut dia, mahasiswa memiliki bekal ilmu pengetahuan, inovasi, dan semangat pengabdian yang dapat menjadi nilai tambah dalam membantu masyarakat maupun pemerintah desa dan kelurahan menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, program yang dijalankan mahasiswa hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi KKN, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.
Ia menilai upaya penanganan stunting, pengembangan sektor pertanian, pengelolaan sampah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta promosi potensi wisata desa dan kelurahan merupakan bidang yang dapat menjadi perhatian mahasiswa selama menjalankan KKN.
"Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat sangat penting agar program KKN tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu mendukung pembangunan berkelanjutan di Gumas," katanya.
Baca juga: Bupati Gumas minta camat, kades dan lurah bimbing mahasiswa KKN
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gumas menerima ratusan mahasiswa Universitas Palangka Raya yang akan melaksanakan KKN di sejumlah desa dan kelurahan di wilayah setempat.
Dalam pembekalan mahasiswa KKN, Sekretaris Daerah Gumas Richard yang mewakili Bupati Jaya S Monong meminta mahasiswa menjadi mitra pemerintah dan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan solusi terhadap persoalan di daerah.
Mahasiswa juga diharapkan berperan aktif mendukung penanganan stunting, pengembangan sektor pertanian, pengelolaan sampah, promosi potensi wisata, serta pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan di lokasi KKN.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Gumas Yantrio Aulia menambahkan, sebanyak 225 mahasiswa UPR melaksanakan KKN di daerah setempat mulai 14 Juli hingga 18 Agustus 2026, yang tersebar di 15 desa dan kelurahan pada enam kecamatan.
Lokasi KKN tersebut meliputi Tampang Tumbang Anjir, Tewang Pajangan, Tumbang Miwan, dan Tumbang Tariak di Kecamatan Kurun, Takaras dan Taringen di Kecamatan Manuhing, serta Dahian Tambuk, Tumbang Danau, dan Rangan Tate di Kecamatan Mihing Raya.
"Lokasi KKN lainnya berada di Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa, Pematang Limau dan Tampelas di Kecamatan Sepang, serta Batu Nyiwuh, Rangan Mihing, dan Tumbang Habaon di Kecamatan Tewah," demikian Yantrio.
Baca juga: Sekda Gumas tekankan peran posyandu layani seluruh siklus kehidupan
Baca juga: Legislator Gumas apresiasi GKE berikan ruang bagi anak terlibat dalam pelayanan
Baca juga: Pemkab apresiasi AKBP Arum jadi Polwan pertama menjabat Kapolres Gumas
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.