Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (Disnakerkop UKM) setempat terus memperluas kesempatan kerja guna menekan angka pengangguran di daerah itu.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakerkop UKM Kota Jambi Afriyadi, di Jambi, Rabu, mengatakan Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi menjadi tujuan utama masyarakat dari berbagai kabupaten/kota, baik di dalam maupun luar provinsi, untuk mencari pekerjaan sehingga persaingan menjadi ketat.
Kondisi tersebut menyebabkan jumlah pencari kerja terus meningkat, sementara pertumbuhan lapangan kerja belum mampu mengimbangi kebutuhan tenaga kerja.
"Pencari kerja lebih banyak, sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia masih terbatas," ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya memperkuat koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperluas kesempatan kerja, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Langkah itu dilakukan agar investasi yang masuk ke Kota Jambi terus meningkat dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
"Kami terus berkoordinasi dengan OPD terkait agar investasi yang masuk ke Kota Jambi semakin banyak sehingga dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat," kata dia.
Afriyadi mengatakan Disnakerkop UKM berhasil memfasilitasi penempatan 503 pencari kerja ke berbagai perusahaan sepanjang 2025.
Capaian tersebut dinilai ikut berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran di Kota Jambi.
Berdasarkan data ketenagakerjaan Disnakerkop UKM, jumlah penduduk Kota Jambi mencapai 654.194 jiwa, dengan 493.824 orang di antaranya merupakan penduduk usia kerja.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 326.618 orang merupakan angkatan kerja dan 303.478 orang telah bekerja.
Dari total penduduk bekerja, sebanyak 183.823 pekerja (60,57 persen) berada di sektor formal. Sementara itu, sektor perdagangan dan jasa menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan 173.967 pekerja (57,32 persen).
"Kita berharap peningkatan investasi dapat menjaga tren penurunan angka pengangguran sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat," ujarnya.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.