Ambon (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Maluku memperkuat pengawasan spektrum frekuensi radio untuk menjaga kelancaran komunikasi masyarakat serta mendukung keselamatan penerbangan dan pelayaran di wilayah kepulauan.

Kepala Diskominfo Provinsi Maluku Titus F. L. Renwarin di Ambon, Sabtu (12/9), mengatakan pengawasan dan koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI diperlukan untuk memastikan infrastruktur dan layanan telekomunikasi berfungsi secara optimal.

"Pengawasan ini penting untuk memastikan konektivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik, sekaligus menjaga agar penggunaan spektrum frekuensi radio tidak saling mengganggu," katanya.

Menurut dia, pengawasan spektrum frekuensi radio tidak hanya berkaitan dengan kualitas jaringan komunikasi, tetapi juga aspek keselamatan, khususnya komunikasi pada sektor penerbangan dan pelayaran.

"Spektrum frekuensi harus dijaga karena ada komunikasi yang berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan dan pelayaran. Ini menjadi bagian penting yang harus diawasi," ujarnya.

Karena itu, kata Titus, penataan dan pengawasan frekuensi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah gangguan terhadap komunikasi yang digunakan masyarakat maupun sektor transportasi di wilayah kepulauan Maluku.

Selain pengawasan frekuensi, Diskominfo Maluku mendorong optimalisasi pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi yang telah tersedia, baik yang dibangun operator maupun pemerintah melalui Kementerian Komdigi.

Titus mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi terkait peluang pemanfaatan aset infrastruktur digital, termasuk jaringan yang sebelumnya dibangun melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Yang sudah dibangun tentu harus dioptimalkan pemanfaatannya. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait peluang pengelolaan atau hibah aset jaringan yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah," katanya.

Ia menilai optimalisasi infrastruktur tersebut penting untuk memperluas akses layanan digital, terutama bagi masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas.

Diskominfo Maluku, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan UPT Komdigi dan pemangku kepentingan terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan, mengawasi kondisi infrastruktur, serta memastikan jaringan komunikasi mendukung aktivitas masyarakat dan pelayanan pemerintahan.


Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.