Dishub tingkatkan kompetensi SDM Trans Batam untuk pastikan pelayanan prima
Rabu, 21 Oktober 2026 12:46 WIB
Peserta dari UPT Trans Batam Dishub Batam pada pelatihan pengawas dengan Transjakarta Academy di Batam, Kepri, Rabu (21/10/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)
Batam (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), meningkatkan kompetensi petugas pengawas operasional Bus Trans Batam melalui pelatihan pada Rabu untuk memastikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Kepala Dishub Kota Batam Leo Putra mengatakan pelatihan tersebut menjadi kegiatan khusus pertama bagi pegawai Trans Batam untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik.
“Ini membuat sejarah di Dishub Batam, di mana kami gelar acara pelatihan untuk pegawai di Trans Batam dengan kerja sama dengan Transjakarta Academy,” kata Leo di Batam, Rabu.
Pelatihan bekerja sama dengan Transjakarta dan berlangsung selama dua hari di Batam dengan diikuti 25 pengawas yang berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Ia menjelaskan pengawas memiliki peran penting untuk memastikan seluruh layanan Trans Batam berjalan sesuai standar operasi dan prosedur (SOP), mulai dari pelayanan tiket, halte, hingga di dalam bus.
Trans Batam menerapkan tarif Rp5.000 untuk masyarakat umum dan Rp2.500 bagi pelajar, sedangkan layanan bagi pelajar hinterland tersedia secara gratis.
Leo berharap pelatihan tersebut dapat menghasilkan pengawas yang mampu menerapkan standar pelayanan secara konsisten dan memberikan hasil terbaik selama mengikuti kegiatan.
Kepala Seksi Pendidikan Transjakarta Academy Anggini Budiarti mengatakan transportasi publik tidak hanya bergantung pada armada dan sistem, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menjalankannya.
“Pengawas tidak sekadar memastikan pelayanan berjalan baik, tetapi juga menjaga operasional tetap sesuai standar, baik di bus maupun halte,” katanya.
Lebih lanjut, pengawas juga perlu memiliki kemampuan komunikasi efektif, memahami kebutuhan pelanggan, serta menyelesaikan persoalan yang muncul di lapangan.
Sementara itu, Kepala UPT Trans Batam Bambang Sucipto mengatakan pelatihan tersebut dilatarbelakangi kebutuhan akan personel yang responsif, terampil dan sigap dalam memberikan layanan transportasi, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Dari sekitar 200 pegawai Trans Batam, pelatihan ini menjadi angkatan pertama yang secara khusus menyasar pengawas operasional,” kata dia.
Dishub Batam berinisiatif memperluas pelatihan secara bertahap agar seluruh petugas mendapatkan pembekalan serupa.
“Melalui kerja sama dengan Transjakarta, kita berharap best practices yang dilakukan di Jakarta dapat diadaptasi di Batam untuk meningkatkan keselamatan transportasi, pelayanan dan budaya kerja profesional,” katanya.
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.