Kamis, 24 September 2026 - 19:30 WIB
Jakarta, VIVA – Misteri keberadaan remaja (ABG) perempuan berusia 14 tahun asal Tangerang Selatan (Tangsel) selama hampir lima hari di sebuah rumah kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, masih didalami polisi.
Baca Juga
Remaja tersebut sebelumnya dijemput seorang pria berinisial NH (28) dari rumahnya tanpa sepengetahuan orang tua pada Rabu, 16 September 2026. Lima hari kemudian, korban ditemukan di rumah NH.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polisi kini tidak hanya memproses dugaan kekerasan seksual yang dialami korban, tetapi juga mendalami bagaimana remaja tersebut bisa berada di rumah NH selama beberapa hari.
Baca Juga
"Tersangka sudah diamankan satu orang," ucap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komasiris Polisi Made Budi saat dihubungi, Kamis, 24 September 2026.
Kasus ini awalnya terungkap setelah orang tua korban mencoba mencari keberadaan anaknya. Mereka kemudian mengecek percakapan korban melalui akun Instagram. Dari percakapan tersebut, diketahui korban telah dijemput oleh NH.
Baca Juga
"Selanjutnya pelapor mengecek Instragram milik korban ternyata diketahui bahwa ada chat dimana korban telah dijemput oleh terlapor," ujarnya.
Pencarian berlanjut hingga Minggu, 20 September 2026. Orang tua korban akhirnya menemukan anaknya berada di rumah NH di kawasan Pasar Rebo.
Saat ditemukan, korban mengaku kepada orang tuanya telah disetubuhi oleh NH. Orang tua korban kemudian membawa persoalan tersebut ke polisi.
"Korban mengaku telah disetubuhi oleh terlapor di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sehingga korban merasa dirugikan dan pelapor selaku orang tua melaporkan perkaranya ke Polres Metro Jakarta Timur," tuturnya.
Selain dugaan kekerasan seksual, polisi turut mendalami dugaan penyekapan. Pasalnya, korban berada di rumah tersebut selama hampir lima hari.
Namun, polisi belum menyimpulkan apakah korban memang sengaja menghindari keluarganya atau terdapat faktor lain yang membuatnya berada di rumah NH.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polisi juga menemukan kondisi telepon seluler korban sempat tidak aktif. Saat ponsel tersebut kembali aktif, korban disebut sempat menghubungi orang tuanya dan memberi tahu keberadaannya.
"Jadi hampir 5 hari ini pelaku bersama korban dirumah tersebut. Kenapa bisa selama ini masih didalami kata penyidik. Apakah memang berusaha menghindar dari keluarganya kita belum tahu. Teleponnya (korban) mati, dan pada saat hidup HP-nyatante korban menghubungi ortunya kalau korban ada di sana," tuturnya.
Halaman Selanjutnya
Saat ini NH telah diamankan untuk menjalani proses hukum. Polisi masih melakukan pendalaman terkait rangkaian kejadian yang berlangsung selama korban berada di rumah tersebut.