Surabaya (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya mempermudah layanan dengan inovasi Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak Jejaring Lintas Layanan Kependudukan dan Kesehatan (Bunda Jelita).
Kepala Disdukcapil Kota Surabaya Irvan Wahyudradjad di Surabaya, Minggu mengatakan layanan tersebut mengintegrasikan pendampingan keluarga dengan pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) sejak masa kehamilan hingga setelah kelahiran.
"Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin baik melalui berbagai inovasi, salah satunya adalah Bunda Jelita," ujar Irvan.
Ia mengemukakan pengajuan akta kelahiran sekaligus disertai penerbitan kartu keluarga (KK) dan kartu identitas anak (KIA). Sehingga, masyarakat tidak perlu mengurus dokumen secara terpisah usai kelahiran.
"Layanan pengajuan akta kelahiran yang langsung disertai penerbitan KK serta KIA secara otomatis. Lebih cepat, lebih mudah, dan lebih praktis untuk masyarakat," kata Irvan.
Ia menjelaskan setiap kelahiran wajib dicatat dalam administrasi kependudukan. Namun, masyarakat masih menghadapi proses pengurusan dokumen yang dilakukan secara terpisah setelah meninggalkan rumah sakit, klinik, atau tempat praktik bidan.
"Berdasarkan evaluasi pelayanan dan masukan masyarakat, diperlukan layanan yang lebih mudah agar dokumen kependudukan dapat diurus secepatnya. Jika tidak segera diatasi, proses pencatatan dokumen berpotensi tertunda dan menyulitkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan," katanya.
Menurutnya, layanan Bunda Jelita dikembangkan tidak hanya untuk melayani administrasi setelah kelahiran tetapi dipersiapkan sejak masa kehamilan dengan melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Kader Surabaya Hebat (KSH).
Ia mengatakan TPK dan KSH turut melakukan pendampingan serta membantu mengidentifikasi kebutuhan kesehatan dan keluarga selama masa kehamilan sekaligus menjadi bagian dari persiapan administrasi kependudukan calon bayi.
"Melalui berbagai masukan dan evaluasi pelayanan, Disdukcapil Kota Surabaya melihat pentingnya menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang tidak hanya hadir setelah peristiwa kelahiran, tetapi juga dipersiapkan sejak masa kehamilan," katanya.
Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.