Disdukcapil dan Perwakilan BKKBN Sulut dorong keluarga berkualitas..

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) Daerah bersama Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara (Sulut) terus mendorong terwujudnya keluarga berkualitas di wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan melalui pemberian edukasi secara masif kepada masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut, Denny Mangala, di Manado, Selasa (29/9), menyatakan bahwa edukasi ini menjadi kunci untuk mengubah paradigma lama. Menurutnya, tema program Keluarga Berencana (KB) kini telah bergeser secara fundamental.

"Dulu BKKBN temanya adalah dua anak cukup. Akan tetapi sekarang ini paradigmanya bergeser menjadi keluarga berkualitas," ujar Denny usai acara 'Rapat Koordinasi Pengembangan Strategi Operasional Advokasi dan Promosi Pelayanan KB Sesuai Kearifan Lokal'.

Denny menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan lagi pada jumlah anak, melainkan pada bagaimana meningkatkan kualitas dari sebuah keluarga. Oleh karena itu, rapat koordinasi yang digelar tersebut akan merumuskan strategi untuk memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.

Pilar Utama Keluarga Berkualitas

Denny menjelaskan bahwa pencapaian status keluarga berkualitas bertumpu pada beberapa pilar penting. Basis pertama adalah pendidikan keluarga yang harus berada di atas rata-rata, diikuti dengan aspek kesehatan yang prima.

"Selanjutnya kesejahteraan. Kesejahteraan ini terkait dengan ekonomi. Kemudian tentu adalah happiness, keluarga yang mampu, kemudian ada quality time keluarga," kata Denny menjelaskan lebih rinci.

Ia menekankan bahwa definisi keluarga berkualitas sangatlah komprehensif. Sebuah keluarga tidak hanya dinilai oke dari sisi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga harus harmonis dari sisi komunikasi antaranggota keluarganya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara