Cianjur (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menetapkan empat desa wisata pada 2026 di Cianjur menjadi pelopor pengembangan pariwisata berbasis komunitas masyarakat yang tidak hanya mengandalkan potensi destinasi wisata.
Kepala Disbudpar Cianjur Yudha Azwar, di Cianjur, Senin, mengatakan telah mengidentifikasi empat desa yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis masyarakat, yaitu Desa Ciputri, Desa Karyamukti, Desa Situhiang, dan Desa Campaka.
Masing-masing desa memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan, seperti Desa Karyamukti memiliki destinasi wisata Gunung Padang, Desa Ciputri dengan kawasan Sarongge, Desa Situhiang yang memiliki potensi wisata danau atau situ, dan Campaka dengan air terjunnya.
"Penetapan desa wisata tidak hanya didasarkan pada keberadaan destinasi atau daya tarik alam, dimana diperlukan kesiapan menyeluruh mulai dari kelembagaan, pengelola, kualitas SDM hingga sistem pengembangan dan promosi pariwisata," katanya.
Sebagai langkah awal, pihaknya melakukan pembinaan terhadap empat desa tersebut sebelum penetapan resmi dilakukan, pembinaan mencakup pembentukan kelembagaan desa wisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan pengelola, pembenahan destinasi, hingga strategi promosi.
Pihaknya melibatkan tenaga ahli dari luar untuk mendukung proses pendampingan dengan target dapat mulai dilaksanakan di akhir tahun, sehingga keempat desa memiliki kesiapan yang memadai untuk menjadi percontohan pengembangan desa wisata di Kabupaten Cianjur.
"Ketika desa lain memiliki berbagai potensi akan mendapat pembinaan dan belajar dari empat desa yang sudah lebih dulu ditetapkan, terutama yang berkaitan dengan SDM pengelolaan sehingga desa wisata yang terbentuk benar-benar berbasis komunitas masyarakat," katanya.
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan kelembagaan pengelola akan diberikan pada masyarakat dan pengelola wisata di masing-masing desa yang akan ditetapkan di akhir tahun 2026.
Sedangkan pengembangan desa wisata diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian warga sekitar, termasuk mendorong masyarakat menjadi bagian utama dalam pengelolaan potensi wisata, sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan berkelanjutan.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.