Mauro Zijlstra dipinjamkan Persija Jakarta ke Arema FC untuk musim 20262027. Kepindahan tersebut menjadi kesempatan bagi pemain kelahiran Belanda itu untuk mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.
Selama memperkuat Persija, kesempatan bermain secara reguler menjadi sesuatu yang belum banyak didapatkan Mauro Zijlstra.
Karena itu, ia menilai Arema FC merupakan pilihan tepat untuk melanjutkan proses perkembangan kariernya.
"Jadi bagi saya, adalah keputusan yang tepat untuk pergi ke Arema FC karena masih di kompetisi kasta tertinggi," ujar Mauro dalam situs resmi I.League.
"Dan saya juga tahu ada banyak pemain bagus di sini dan saya bisa bermain lebih banyak di sini daripada di Persija, jadi itulah alasannya,"
Keputusan tersebut sekaligus menjadi tantangan baru bagi Mauro. Ia harus mampu bersaing dengan para pemain lain di lini depan Arema FC untuk mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih.
https://www.akurat.co/bola/884297/persija-pinjamkan-mauro-zijlstra-ke-arema-fc-doakan-terus-berkembang
Mauro pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia memasang target untuk tampil sebanyak mungkin sekaligus mencetak gol bagi Singo Edan.
"Jadi, sebanyak mungkin gol, sebanyak mungkin pertandingan dan kemudian kembali lebih kuat dan lihat apa yang akan terjadi," imbuhnya.
Target tersebut semakin realistis setelah kondisi fisik Mauro berangsur membaik. Sebelumnya, pemain berusia 21 tahun itu sempat mengalami cedera yang membuatnya harus menjalani proses pemulihan.
Kini, Mauro mengaku sudah berada dalam kondisi 100 persen dan siap kembali merasakan atmosfer pertandingan.
Ia bahkan berpeluang tampil dalam laga uji coba Arema FC sebagai bagian dari persiapan menuju musim baru.
"Saya merasa 100 persen, jadi saya siap untuk bertanding. Jadi saya bisa bermain di sana dulu, dan setelah itu kompetisi sudah dimulai, jadi saya siap," kata Mauro.
Meski demikian, Mauro menyadari dirinya tidak bisa langsung bermain penuh selama 90 menit.
Ia memilih membangun kondisi secara bertahap agar bisa mencapai level kebugaran terbaik ketika Super League 2026-2027 resmi bergulir.
"Jadi saya tidak akan langsung bermain 90 menit, tapi saya akan mulai membangun kondisi dan semoga akan bermain sebanyak mungkin saat musim dimulai," katanya.
Selain persoalan menit bermain, Mauro juga harus beradaptasi dengan lingkungan barunya di Malang. Namun, perbedaan kondisi antara Malang dan Jakarta tidak menjadi persoalan besar bagi dirinya.
Mauro justru lebih fokus membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya di Arema FC. Ia optimistis proses adaptasi tersebut dapat berjalan dengan baik.
"Saya harus beradaptasi dengan para pemain dan kehidupan di sini, itu akan baik-baik saja," kata pemain Timnas Indonesia tersebut.
Kini, masa peminjaman di Arema FC menjadi momentum penting bagi Mauro Zijlstra. Bukan hanya untuk mendapatkan menit bermain, tetapi juga membuktikan bahwa ia mampu menjadi penyerang yang dapat diandalkan sebelum kembali ke Persija dengan pengalaman dan kemampuan yang lebih matang.