Tanjung (ANTARA) - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mengoptimalkan pengamanan aset tanah melalui inovasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Tanah (SIMONETA) dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah diadakan inovasi.
Selaku inovator Effrima Yanti mengatakan sejak tahun 2017 hingga 2024 monitoring dan evaluasi tanah dilakukan secara konvensional dan data disimpan berupa berkas dokumen fisik.
"Inovasi ini menerapkan sistem informasi geografis (GIS) berbasis web dengan memvisualisasikan data tanah sebagai polygon interaktif di peta digital," jelas Efrima, Kamis.
Dalam inovasi ini pengukuran terestris menghasilkan data fisik tanah secara spasial sehingga
keakuratan data aset jalan milik Pemda terpetakan dengan akurasi dan presisi tinggi.
Keunggulan lainnya basis data aset jalan milik Pemda dapat diketahui dan terpetakan jalan yang telah sertifikasi atas nama pemerintah daerah dan belum dilakukan penyertifikatan tetapi telah tercatat dalam Kartu Induk Barang (KIB) Pemda.
"Dengan inovasi SIMONETA proses monitoring dan evaluasi tanah lebih cepat dan akurat," tambah Effrima.
Cara kerja aplikasi SIMONETA sendiri cukup akses ke link https://www.magangsmktabalong.my.id/simoneta-tabalong/ dan
melihat peta Kabupaten Tabalong dengan lapisan (layer) bidang tanah.
"Pengguna dapat mengunggah foto kondisi lapangan atau memberikan ulasan/rating terkait kondisi tanah," tambah Effrima.
Inovasi SIMONETA juga menjadi upaya mencegah sengketa tanah melalui kejelasan batas dan status kepemilikan yang transparan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan aset daerah.
Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.