Dinas Pariwisata Kota Jayapura percepat pengembangan kampung wisata
Kamis, 30 Juli 2026 16:30 WIB
Plt Kadis Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury ANTARA/Ardiles Leloltery.
Jayapura (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Papua mempercepat pembangunan kawasan wisata di daerah menjadi desa wisata agar mampu memperluas sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
"Saat ini kami sedang mempercepat pengembangan kawasan wisata menjadi kampung wisata termasuk di Kampung Kayo Pulau, Kampung Kayo Batu dan beberapa kampung di wilayah Skouw yang sedang didorong menjadi desa wisata," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury di Jayapura, Rabu.
Nahumury mengatakan, pelatihan terus dilakukan mencakup pelatihan tata kelola objek wisata bagi masyarakat lokal dan penguatan sinergi dengan kampung adat untuk menjaga nilai budaya yang bisa menjadi daya tarik wisata.
"Jadi pengelola wisata kami latih dengan baik dan juga penataan kawasan wisata yang bertujuan meningkatkan daya tarik wisatawan sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat kampung," ujarnya.
Pihaknya juga melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata agar dapat bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam menata destinasi wisata di Kota Jayapura menjadi lebih baik dan para wisatawan merasa nyaman.
"Jika Kota Jayapura aman dan destinasi wisata terus dikembangkan maka akan menarik lebih banyak pengunjung ke wilayah ini," katanya.
Dia menambahkan tata kelola objek wisata berbasis masyarakat lokal juga penting guna meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu mengelola destinasi wisata secara berkelanjutan.
"Dengan demikian masyarakat lokal khususnya anak muda bisa berkontribusi lebih besar untuk mempromosikan setiap potensi wisata di kampung," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dinas Pariwisata Kota Jayapura percepat pengembangan kampung wisata
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026