Para pemain Dewa United berlatih di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jumat (23/10/2026), jelang tampil di turnamen IBL All Indonesian.
JAKARTA — Pelatih Dewa United Banten Yurifan Hosen menegaskan target timnya untuk meraih gelar juara IBL All Indonesian 2026. Ia menyebut Pelita Jaya Jakarta dan Satria Muda Pertamina Bandung sebagai dua pesaing berat yang harus diwaspadai dalam turnamen tersebut.
Yurifan mendapat kepercayaan dari manajemen Dewa United untuk memimpin tim di IBL All Indonesian 2026. Meski demikian, ia menegaskan persiapan tim tetap melibatkan pelatih kepala Dewa United David Singleton bersama jajaran pelatih lainnya.
“Target Dewa United setiap mengikuti kompetisi pasti selalu menjadi juara. Namun, kami harus melewatinya pertandingan demi pertandingan. Kami akan berusaha memenangi satu pertandingan terlebih dahulu, kemudian melanjutkan ke pertandingan berikutnya,” kata Yurifan saat ditemui media Jumat (23/10/2026) di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dewa United langsung menghadapi tantangan berat pada hari pertama turnamen dengan berjumpa Pelita Jaya pada Sabtu (24/10/2026) pukul 16.00 WIB. Pertandingan tersebut mempertemukan finalis IBL musim lalu dengan finalis All Indonesia Cup tahun sebelumnya.
Yurifan memperkirakan pertandingan bakal berlangsung menarik karena kedua tim memiliki pemain-pemain berkualitas, khususnya pemain lokal. Ia memastikan Dewa United akan berusaha maksimal untuk mengamankan kemenangan.
Menurut Yurifan, Pelita Jaya dan Satria Muda merupakan dua tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan menuju gelar juara. Namun, ia menegaskan Dewa United tetap menghormati seluruh peserta dan tidak ingin meremehkan tim mana pun.
Di sisi lain, Dewa United menghadapi turnamen ini tanpa dua pemain kunci, Arki Dikania Wisnu dan Rio Disi. Arki masih menjalani pemulihan setelah operasi pada bagian tumitnya. Sementara itu, Rio Disi mendapat kesempatan beristirahat setelah menjalani rangkaian kegiatan yang padat seusai musim IBL berakhir, termasuk tes bersama tim nasional dan agenda Asian Games.
Yurifan menjelaskan, keputusan memberikan waktu istirahat kepada Rio Disi diambil untuk menghindari risiko terhadap kondisi fisik dan mental sang pemain. Dewa United berharap Rio bisa kembali dalam kondisi siap ketika IBL 2027 dimulai.
Kendati kehilangan dua pemain tersebut, Yurifan tetap optimistis dengan peluang timnya. Ia menilai pemain-pemain lain memiliki kesempatan untuk meningkatkan kontribusi sekaligus mengambil tanggung jawab lebih besar.