Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar sosialisasi program kepemilikan rumah bagi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan internalnya, khususnya para ASN Generasi Z atau kelahiran 

Plt. Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi menyampaikan program ini diprioritaskan untuk menyasar potensi besar ASN dari kalangan Gen Z dan Milenial yang mendominasi hingga 75% dari total komposisi pegawai BKN, dengan potensi kebutuhan tempat tinggal mencapai 2.300 orang.

"Sosialisasi ini dihadirkan agar para pegawai dapat menanyakan secara detail dan memahami seluruh ketentuannya. Dengan demikian, setiap ASN dapat mengambil keputusan secara cermat, terencana, dan bermakna bagi masa depan mereka," kata Rahman dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026)

Ia menekankan pentingnya bagi para pegawai untuk memahami secara menyeluruh mulai dari persyaratan, kewajiban, lokasi, aksesibilitas, hingga estimasi biaya tambahan sebelum memutuskan mengambil hunian.

Plt. Kepala Sub Divisi Pemasaran Rumah Tapak Wilayah Timur BP Tapera Berdi Dwijayanto, yang hadir dalam program itu memaparkan solusi atas berbagai kendala kepemilikan rumah yang sering dihadapi, seperti tingginya DP, suku bunga, dan biaya administrasi.

Ia menjelaskan kepemilikan rumah tidak hanya pemenuhan kebutuhan pribadi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi. Kehadiran kemudahan KPR melalui skema dukungan pemerintah dan perbankan, seperti Bank Tabungan Negara (BTN), kini memfasilitasi pembiayaan yang kian terjangkau.

Untuk bisa mendapatkan rumah, menurutnya program KPR Subsidi Tapera telah memberikan fasilitas pembiayaan yang terjangkau, hanya dengan menyisihkan Rp50 ribu per hari bagi para ASN untuk mendapatkan rumah senilai Rp 180 juta dengan DP Rp1,8 juta.

"Melalui program KPR Subsidi Tapera, ASN dapat menyisihkan mulai dari Rp50.000 per hari untuk mendapatkan rumah tapak berharga sekitar Rp180 juta dengan DP hanya Rp1,8 juta, serta suku bunga tetap (fixed) 5% sepanjang tenor hingga 20 tahun," ucapnya.

Informasi mengenai pilihan lokasi hunian, baik rumah tapak maupun rumah susun di wilayah penyangga, dapat diakses secara transparan melalui aplikasi Tapera Mobile dan laman sikumbang.tapera.go.id.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]