Jakarta -
Kolaborasi unik dari LC Smokehouse dan Mata Karanjang mempertemukan teknik American barbecue dengan kekayaan rempah Nusantara yang menghasilkan kreasi istimewa. Ini menu-menunya!
Restoran LC Smokehouse dan Restoran Mata Karanjang menghadirkan kolaborasi kuliner unik dengan konsep 'Dari Timur ke Barat: American Smoke, Indonesian Soul'. Acaranya berlangsung pada 1-2 Agustus 2026 di LC Smokehouse, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Selama dua hari, pengunjung diajak menikmati kreasi menu eksklusif hasil perpaduan teknik pengasapan daging khas Amerika ala LC Smokehouse dengan karakter rasa Sulawesi Utara yang jadi ciri khas Mata Karanjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kolaborasi ini dipimpin langsung oleh Chef Owner LC Smokehouse, Noor Setyoutomo, bersama Chef Owner Mata Karanjang, Jovan Koraag. Mereka mengeksplorasi dan menyatukan dua tradisi kuliner berbeda.
Chef Owner LC Smokehouse, Noor Setyoutomo (kanan), bersama Chef Owner Mata Karanjang, Jovan Koraag (kiri). Foto: detikFood
"Kami sudah lama memikirkan kolaborasi ini. Saya dan Chef Tyo membuat menu-menu kolaborasi ini hanya sekitar tiga jam saja," ungkap Chef Jovan ke detikFood (01/08/2026).
Sejumlah menu edisi khusus disiapkan untuk menampilkan karakter kedua restoran. Di hidangan pembuka, ada Smoked Salmon Gohu yang menggabungkan salmon cold-smoked lima jam dengan bumbu gohu segar.
Smoked Salmon Gohu. Foto: detikFood
Masuk ke menu makanan utama ada Grill Wagyu Burnt Ends Ragey berupa wagyu brisket yang diasap selama 12 jam dan dipadukan dengan sambal rica hijau khas Manado.
Pilihan menu lainnya meliputi Smoked Wagyu Brisket Rica Merah dengan sambal rica merah, sama-sama menggunakan potongan wagyu brisket yang diasap selama 12 jam, rasa hidangan ini pedas dari sambal dabu-dabu dan sambal rica yang pedas.
Grill Wagyu Burnt Ends Ragey. Foto: detikFood
Tak lengkap rasanya menyantap kuliner Manado tanpa mencicipi Perkedel Jagung yang disajikan dengan sambal Jalaoenos Salsa.
Teksturnya renyah, dengan rasa manis dari jagung dan asam pedas dari sambalnya. Oh ya, menu-menu di sini juga cocok disantap dengan Nasi Jaha.
"Nasi Jaha itu bisa dibilang lemper khas Manado. Jadi kita buat pakai beras ketan, lalu dipanggang dan cocok dimakan dengan daging sampai perkedel jagung," sambung Chef Jovan.
Nasi Jaha. Foto: detikFood
Oh ya, seluruh menu di atas hanya tersedia selama acara kolaborasi berlangsung sehingga tidak akan menjadi bagian dari menu reguler kedua restoran.
"Tapi tidak menutup kemungkinan, kalau penggemarnya banyak dan permintannya tinggi, menu-menu kolaborasi ini akan kita bawa di minggu-minggu berikutnya," tutur Chef Tyo.
Semua menu kolaborasi ini disajikan secara a la carte dengan kisaran harga dari dari Rp60.000 - Rp180.000 per porsi.
Smoked Wagyu Brisket Rica Merah. Foto: detikFood
"Dari Timur ke Barat bukan sekadar kolaborasi dua restoran, tetapi sebuah eksplorasi mengenai bagaimana budaya kuliner yang berbeda dapat bertemu dan menghasilkan pengalaman baru yang tetap menghormati akar tradisinya masing-masing." pungkas Chef Jivan.
Sebelumnya, LC Smokehouse dan Mata Karanjang yang sama-sama masuk dalam daftar Indonesia's Top 100 Restaurants versi Best Eats by Foodies 2026. Mata Karanjang juga masuk dalam salah satu daftar Tatler Best 20 Restaurants in Indonesia 2026.
(sob/adr)