Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:11 WIB

VIVA – Sebanyak sembilan atlet muda berhasil meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 dan resmi bergabung dengan PB Djarum. Mereka terpilih setelah melewati persaingan ketat dalam rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 yang diikuti 2.140 peserta.

Baca Juga

Sembilan atlet tersebut terdiri dari dua atlet U-11 putri, tiga atlet KU 11 putra, satu atlet KU 11 putri, dua atlet KU 12 putra, dan satu atlet KU 12 putri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Audisi Umum PB Djarum 2026 berlangsung di tiga kota, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus. Dari seluruh peserta, sebanyak 67 atlet berhasil memperoleh Super Tiket, dengan rincian 15 atlet dari Pekanbaru, 16 atlet dari Makassar, dan 36 atlet dari Kudus.

Baca Juga

Para peraih Super Tiket kemudian menjalani karantina tahap pertama. Pada 28 September 2026, jumlah peserta yang bertahan menyusut menjadi 46 atlet untuk melanjutkan persaingan pada karantina tahap kedua.

Pada tahap akhir tersebut, Tim Pencari Bakat bersama jajaran pelatih PB Djarum menentukan sembilan atlet yang dinilai layak mendapatkan beasiswa sekaligus menjalani pembinaan di klub tersebut.

Baca Juga

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, bersyukur penyelenggaraan audisi di tiga kota mampu menghadirkan atlet dengan karakteristik dan potensi yang beragam.

Menurut Sigit, keberagaman tersebut memberikan kesempatan bagi tim pencari bakat untuk melihat kemampuan atlet dari berbagai daerah. Dia pun mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil lolos serta berpesan kepada peserta yang belum terpilih agar tetap bersemangat mengejar impian menjadi pebulutangkis profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami bersyukur karena Audisi Umum PB Djarum tahun ini diikuti atlet-atlet dengan karakteristik yang lebih beragam. Salah satu faktornya adalah penyelenggaraan audisi di tiga kota, sehingga kami bisa melihat potensi dan karakter atlet dari berbagai daerah. Selamat kepada para atlet yang terpilih mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis. Bagi yang belum berhasil, jangan patah semangat. Tetap giat berlatih, berusaha, dan #TeruskanSemangatJuara,” ungkap Sigit.

Dia menambahkan, pemilihan atlet tidak hanya didasarkan pada kemampuan yang ditunjukkan selama audisi. Tim juga mempertimbangkan potensi dan kebutuhan pembinaan PB Djarum untuk mempersiapkan atlet menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

Halaman Selanjutnya

“Para atlet yang terpilih merupakan yang terbaik dan memang dibutuhkan oleh PB Djarum. Kami berharap mereka memiliki semangat dan tekad yang besar dalam menjalani latihan. Sebab, perjalanan untuk menjadi pebulutangkis profesional masih panjang, sehingga dibutuhkan kerja keras, kedisiplinan, kemauan, serta mental juara untuk terus berkembang,” imbuhnya.