Daop 6 Yogyakarta perkuat kesiapsiagaan petugas pengamanan perkeretaapian

Rabu, 30 September 2026 16:56 WIB

Image Print

Petugas keamanan wilayah Daop 6 Yogyakarta mengikuti pelatihan penanganan huru-hara di Yogyakarta, Rabu (30/9/2026). ANTARA/HO-Humas Daop 6 Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta memberikan pelatihan penanganan huru hara guna peningkatan kesiapsiagaan, kompetensi dan profesionalisme petugas keamanan, khususnya dalam melaksanakan pengamanan di lingkungan perkeretaapian yang termasuk dalam objek vital nasional.

"Kegiatan ini untuk memperkuat kesiapan personel keamanan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan situasi tanggap darurat melalui pelatihan penanganan huru-hara," kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Rabu.

Kegiatan tersebut digelar di Halaman Pusat Pengendalian Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 6 Yogyakarta, Selasa (29/9).

Kegiatan dilaksanakan melalui sinergi antara Daop 6 Yogyakarta dengan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda DIY.

Kegiatan diikuti oleh para petugas keamanan di lingkungan Daop 6 Yogyakarta.

"Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari tim Ditpamobvit Polda DIY mengenai berbagai aspek pengamanan, mulai dari regulasi, strategi dan taktik pengamanan, hingga prosedur penanganan situasi darurat di area publik," kata Feni.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teori, kata Feni, peserta juga mengikuti simulasi taktis penanganan situasi huru-hara.

Melalui simulasi tersebut, peserta dilatih untuk memahami pola koordinasi, membangun respons yang terukur, serta mengambil langkah pengamanan secara cepat dan tepat ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Peningkatan kompetensi personel keamanan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kelancaran operasional dan memberikan rasa aman kepada pelanggan maupun masyarakat di lingkungan perkeretaapian," katanya.

Selain itu, kata Feni, pelatihan ini menjadi kesempatan bagi para petugas keamanan untuk meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan, dan pemahaman dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.

"Kami juga mengapresiasi sinergi bersama Ditpamobvit Polda DIY yang memberikan pembekalan dan simulasi secara langsung kepada para personel,” ujar Feni.

Menurut Feni, petugas keamanan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan operasional yang aman dan tertib.

Oleh karena itu, kemampuan untuk merespons situasi secara cepat, terukur, dan sesuai prosedur perlu terus diasah melalui pelatihan maupun simulasi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh petugas semakin profesional, sigap, dan mampu menerapkan prosedur pengamanan dengan baik di lapangan," ujarnya.

Menurut dia, sinergi dengan aparat keamanan juga terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani secara tepat, sehingga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api maupun aktivitas masyarakat di lingkungan stasiun dapat terjaga.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan kesiapan personel dalam mendukung keamanan serta kelancaran operasional perkeretaapian di wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Pewarta : Sutarmi
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026