Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah Indonesia bakal diguyur hujan hari ini, Senin (5/10).

Menurut BMKG pada Dasarian I Oktober 2026, sekitar 79,65 persen wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah (0-50 mm/dasarian), diikuti kategori menengah (50-150 mm/dasarian) sekitar 19,99 persen, dan kategori tinggi (150-300 mm/dasarian) sekitar 0,36 persen.

BMKG menjelaskan, dominasi curah hujan kategori rendah menunjukkan bahwa kondisi kering masih berpotensi berlanjut, terutama di wilayah yang sebelumnya telah mengalami periode tanpa hujan berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati begitu, potensi hujan tetap terdapat di sejumlah wilayah. Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif melintasi sebagian wilayah Sumatera, sementara Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian Sumatera bagian tengah, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian utara, dan Maluku Utara.

Kemudian, Monsun Australia diprakirakan menguat dalam beberapa hari ke depan, yang menunjukkan meningkatnya pengaruh sistem tersebut dan aliran timuran di wilayah Indonesia bagian selatan. Kondisi ini cenderung membatasi suplai uap air dan menekan potensi hujan.

Kendati begitu, pada wilayah yang masih dipengaruhi gelombang atmosfer, suhu muka laut yang relatif hangat, serta terbentuknya daerah konvergensi, perlambatan, dan belokan angin, pembentukan awan hujan tetap dapat meningkat.

"Interaksi faktor-faktor tersebut dapat memicu hujan secara lokal, meskipun secara umum penguatan Monsun Australia masih mendukung kondisi yang relatif lebih kering di Indonesia bagian selatan," jelas BMKG dalam laman resminya, Jumat (2/10).

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat, Senin (5/10).

Daftar daerah potensi angin kencang

  1. Maluku Utara
  2. Sulawesi Utara

(dmi)