Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:50 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau akrab disapa Coach Justin tidak meminta pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk mundur meski Skuad Garuda gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

Baca Juga

Coach Justin mengaku kecewa dengan performa Timnas Indonesia sepanjang turnamen, terutama saat menghadapi Vietnam dan Singapura. Namun, dia menilai Herdman masih layak diberi kesempatan karena baru menangani Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Coach Justin, Herdman memang memiliki ruang untuk bereksperimen karena target utama yang harus dicapai adalah Piala Asia. Meski demikian, kegagalan Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF membuat toleransi terhadap pelatih asal Inggris tersebut mulai menipis.

Baca Juga

"Gue sangat kecewa bukan dengan eksperimennya. Karena dia baru masuk, ya gue maklum lah. Tapi gue kecewa dengan permainan kita," kata Coach Justin dikutipn dari akun YouTube Justinus Lhaksana.

Dia menilai permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Vietnam dan Singapura tidak sebanding dengan kualitas skuad yang tersedia. Terlebih, Indonesia memiliki sejumlah pemain diaspora dalam jumlah besar.

Baca Juga

"Layak dikritik juga bahwa dengan tujuh atau delapan pemain diaspora sebagai starter, performa ini sangat memalukan lawan Vietnam sama Singapura," ujarnya.

Coach Justin menegaskan kegagalan tersebut tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada Herdman. Menurutnya, pemain juga memiliki tanggung jawab karena mereka yang menjalankan instruksi di lapangan.

Namun, dia menilai sistem permainan yang diterapkan pelatih turut memengaruhi kemampuan para pemain dalam menunjukkan kapasitas terbaiknya.

"Mungkin kalau pemain enggak nyaman disuruh bermain sesuai sesuatu yang mereka enggak biasa lakukan, kapasitasnya juga enggak keluar. Jadi ini semua tanggung jawab dari pelatih," tuturnya.

Coach Justin Tak Ingin Herdman Dipecat

Meski melontarkan kritik keras, Coach Justin tidak sepakat jika kegagalan di Piala AFF 2026 langsung berujung pada pergantian pelatih.

Dia mengingatkan bahwa Herdman baru menangani Timnas Indonesia sehingga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan menerapkan filosofi permainannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enggak ada gunanya kita gonta-ganti, minta ini out, out, atau apa. Dia baru masuk," kata Coach Justin.

Namun, bukan berarti Herdman bisa terus mendapatkan toleransi tanpa batas. Coach Justin menilai kredit pelatih tersebut sudah sangat tipis dan menuntut adanya perkembangan pada agenda berikutnya.

Halaman Selanjutnya

"Jadi dia harus perform di FIFA Asian Cup pada September-Oktober. Bahkan, juara enggak. Kalau buat gue, masuk final saja sudah oke daripada sekarang," ujarnya.