Surabaya (ANTARA) - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan nonteknis cabang olahraga, termasuk Tim Nasional Basket Putri, akan diselesaikan sebelum berangkat ke Asian Games 2026 agar atlet fokus bertanding.
"Kami ingin memastikan atlet, pelatih, maupun tim ofisial bisa benar-benar fokus untuk bertanding. Biarkan kami yang membereskan hal-hal nonteknis di luar lapangan," kata Todotua saat meninjau pelatnas di Surabaya, Kamis.
Ia menjelaskan dukungan nonteknis mencakup penyelesaian berbagai kendala administrasi, kebutuhan atlet, pengaturan keberangkatan, hingga penyesuaian waktu kedatangan lebih awal di lokasi pertandingan apabila dibutuhkan oleh cabang olahraga tertentu.
Menurut dia, pembahasan bersama pelatih, atlet, dan pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) juga mencakup kesiapan sejumlah atlet agar seluruh kendala dapat diselesaikan sebelum keberangkatan.
"Kalau untuk hal-hal nonteknis yang barusan kita bicarakan, rasanya semua itu pasti bisa kita selesaikan sebelum waktu keberangkatan," ucapnya.
Todotua menilai persiapan timnas basket putri telah berjalan sesuai rencana karena merupakan bagian dari program pembinaan jangka panjang Perbasi.
Baca juga: Indonesia datangkan pelatih Iran untuk dongkrak prestasi kyorugi
Saat ini, kata dia, fokus utama adalah memperkuat kesiapan tim sekaligus memastikan atlet tidak terbebani persoalan di luar pertandingan.
Ia optimistis target delapan besar Asian Games dapat diperjuangkan meski mengakui persaingan di tingkat Asia jauh lebih berat dibandingkan Asia Tenggara.
"Kami optimistis, meski sadar tantangan di Asian Games lebih besar. Yang penting tim terus berkembang, berpartisipasi, dan mampu menjaga peringkatnya ke depan," ujarnya.
Pemain timnas basket puttri Priscilla Annabel Karen mengapresiasi kunjungan CdM yang dinilainya menjadi tambahan motivasi bagi tim menjelang Asian Games 2026.
Karen mengatakan tim bertekad mengerahkan kemampuan terbaik meski akan menghadapi lawan-lawan kuat di Asia, seperti China dan Korea Selatan.
"Kami akan memberikan yang terbaik dan mengerahkan seluruh kemampuan yang kami punya. Kami ingin membuktikan bahwa Indonesia juga bisa bersaing," tuturnya.
Baca juga: CdM optimistis sepak takraw sumbang medali Asian Games 2026
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.