Cimahi (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Jawa Barat, menyebutkan Jembatan Jalan Raden Demang Hardjakusumah atau Jembatan Pemkot mulai dapat dilalui kendaraan roda dua pada 5 September 2026 setelah menjalani pemeliharaan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi Endang di Cimahi, Selasa, mengatakan pembukaan jembatan tetap menunggu hasil pemeriksaan dan persetujuan pihak berwenang untuk memastikan kondisi jembatan memenuhi aspek teknis dan keselamatan.
“Secara teknis Jembatan Pemkot ditargetkan mulai dapat dilalui kendaraan roda dua pada 5 September 2026, dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan dan persetujuan pihak berwenang,” ujarnya.
Ia mengatakan target pembukaan jembatan tidak hanya mempertimbangkan waktu penyelesaian pekerjaan, tetapi juga kualitas pemeliharaan dan kelayakan akses bagi masyarakat.
“Sebelum jembatan dibuka untuk umum, perlu dipastikan seluruh aspek teknis, keselamatan dan kelayakan jalan telah memenuhi ketentuan sehingga masyarakat dapat menggunakan akses tersebut dengan aman,” katanya.
Pemeliharaan Jembatan Pemkot menjadi perhatian Forum LLAJ karena akses tersebut berkaitan dengan pola pergerakan kendaraan selama pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto dan pengalihan arus yang diberlakukan sejak 19 Agustus 2026.
Dishub Kota Cimahi bersama Satlantas Polres Cimahi juga terus menyesuaikan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas terdampak untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung.
Salah satu rekayasa yang diterapkan yakni pemberlakuan dua arah atau counterflow di Underpass Dustira untuk mengoptimalkan kapasitas jalan dan membantu mengurai kepadatan kendaraan.
Berdasarkan pemantauan, Jalan Amir Mahmud masih mengalami penumpukan kendaraan pada waktu tertentu, terutama pagi dan sore hari.
Simpang Jalan Daeng-Cihanjuang-Amir Mahmud juga menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam pengaturan arus.
Dishub Cimahi bersama Satlantas Polres Cimahi menambah personel pada sejumlah titik kepadatan dan akan menyesuaikan pengaturan berdasarkan kondisi aktual di lapangan, terutama pada jam rawan.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.