Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester United (MU) Michael Carrick meminta tim asuhannya untuk tak memandang sebelah mata Sabah pada pertandingan fase liga Liga Champions di Stadion Old Trafford, Manchester, Kamis malam waktu setempat.
Dikutip dari laman resmi klub, Kamis, Carrick mengatakan tim pelatih sudah menganalisis kekuatan Sabah dan mereka memiliki potensi menyulitkan meski berstatus sebagai debutan di Liga Champions.
"Ya, pertama-tama, menurut saya mereka adalah tim yang dilatih dengan sangat baik. Hal itu terlihat jelas dari gagasan serta prinsip permainan mereka yang konsisten dan efektif; mereka memiliki banyak aspek permainan yang sangat bagus," jelas Carrick.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut menjelaskan Sabah kini tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi karena dalam setahun terakhir memenangkan banyak pertandingan.
Carrick menjelaskan kepercayaan diri Sabah yang tinggi terlihat dari bagaimana mereka menguasai bola dan membangun serangan dari lini ke lini hingga ke pertahanan lawan.
"Mereka memiliki kerja sama yang sangat apik dan mampu melakukan tekanan dengan baik sebagai satu kesatuan tim. Kami tentu sangat menyadari siapa lawan yang kami hadapi dan tantangan yang menanti kami," ujar Carrick.
Mantan pelatih Middlesbrough itu melanjutkan jika kesempatan kembali berlaga di Liga Champions tentu merupakan hal yang spesial bagi Manchester United dan mereka tak akan melewatkan hal tersebut.
Carrick mengatakan tentu Manchester United ingin melangkah sejauh mungkin pada kompetisi Liga Champions musim ini dan langkah pertama mereka adalah menghadapi Sabah.
"Jadi, ada tantangan besar dan pertandingan-pertandingan luar biasa yang menanti, dimulai besok (hari ini). Ya, kami benar-benar menantikannya," pungkas Carrick.
Kembalinya Manchester United pada Liga Champions 2026/2027 mengakhiri penantian tiga tahun setelah terakhir kali tampil di musim 2023/2024 ketika terhenti di fase grup.
Pewarta: Aldi Sultan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.