Dikutip dari berbagai sumber, masyarakat dapat mengurus perubahan data Kartu Keluarga melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Saat ini, pengurusan administrasi kependudukan juga semakin mudah karena sejumlah daerah telah menyediakan layanan secara online.
Baca Juga: Cukup Bawa Kartu Keluarga, Anak Bisa Terima Vaksin Sinovac
Data Apa Saja yang Bisa Diubah?
Perubahan data KK tidak hanya berkaitan dengan alamat. Ada berbagai informasi yang dapat diperbarui apabila sudah mengalami perubahan.
Beberapa di antaranya meliputi nama kepala keluarga atau anggota keluarga, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, agama atau kepercayaan, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, status hubungan dalam keluarga, kewarganegaraan, nama orang tua, hingga alamat domisili.
Selain perubahan elemen data, KK juga dapat diterbitkan kembali karena adanya peristiwa kependudukan atau peristiwa penting dalam keluarga.
Contohnya, kelahiran anak, perkawinan, perceraian, kematian anggota keluarga, pengangkatan anak, pengakuan anak, perubahan nama, perubahan kewarganegaraan, hingga perpindahan penduduk.
Syarat Mengurus Perubahan Data KK
Sebelum mengajukan perubahan data, pastikan dokumen yang dibutuhkan sudah disiapkan. Secara umum, persyaratan yang perlu disiapkan yaitu:
Kartu Keluarga (KK)
KTP elektronik (KTP-el)
Dokumen pendukung yang membuktikan adanya perubahan data
Dokumen pendukung tersebut bergantung pada jenis perubahan yang ingin dilakukan.
Sebagai contoh, perubahan status perkawinan dapat membutuhkan buku nikah atau dokumen perkawinan. Perubahan data kelahiran dapat disertai akta kelahiran, sedangkan perubahan pendidikan dapat menggunakan ijazah sebagai dokumen pendukung.
Untuk perubahan nama atau data tertentu, masyarakat juga dapat diminta melampirkan dokumen lain, termasuk penetapan pengadilan apabila memang dipersyaratkan.
Karena kebutuhan dokumen bisa berbeda, sebaiknya masyarakat mengecek persyaratan terlebih dahulu sebelum mengajukan permohonan.
Baca Juga: Resmi Rilis Model Kartu Keluarga Terbaru, Begini Cara Mendapatkannya secara Online dan Gratis!
Cara Mengurus Perubahan Data Kartu Keluarga
Untuk mengurus perubahan data KK, masyarakat dapat mendatangi Dinas Dukcapil kabupaten/kota sesuai mekanisme pelayanan yang berlaku di daerah masing-masing.
Beberapa daerah juga sudah menyediakan layanan administrasi kependudukan secara online. Masyarakat dapat mengajukan permohonan melalui situs atau aplikasi resmi yang disediakan pemerintah daerah.
Secara umum, pemohon perlu mengisi formulir, memasukkan data yang akan diperbarui, serta menyerahkan atau mengunggah dokumen persyaratan. Setelah itu, petugas Dukcapil akan melakukan pemeriksaan dan verifikasi terhadap data yang diajukan.
Jika seluruh persyaratan sudah sesuai, KK akan diproses dan diterbitkan kembali dengan data yang telah diperbarui. Untuk layanan online, dokumen kependudukan dapat dikirimkan melalui sistem digital sesuai mekanisme yang diterapkan oleh daerah masing-masing.
Jangan Tunggu Sampai Membutuhkan
Memperbarui data KK sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika dokumen tersebut sedang dibutuhkan. Data kependudukan yang tidak sesuai bisa menimbulkan kendala ketika masyarakat mengurus berbagai keperluan administrasi.
KK dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti pendaftaran sekolah, layanan kesehatan, perbankan, bantuan pemerintah, hingga pengurusan dokumen kependudukan lainnya.
Karena itu, ketika terjadi perubahan dalam keluarga, segera lakukan pemutakhiran data agar informasi pada KK tetap sesuai dengan dokumen kependudukan lainnya.
Mengurus perubahan data Kartu Keluarga sebenarnya tidak sulit. Masyarakat cukup menyiapkan KK, KTP-el, dan dokumen pendukung sesuai jenis perubahan, kemudian mengajukannya melalui Dukcapil kabupaten/kota atau layanan online yang tersedia di daerah masing-masing.
Jenis persyaratan dan mekanisme pengajuan dapat berbeda tergantung perubahan data serta kebijakan pelayanan daerah. Oleh karena itu, pastikan selalu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi Dukcapil sebelum mengajukan permohonan.
Dengan data KK yang selalu diperbarui, berbagai urusan administrasi kependudukan dapat berjalan lebih mudah dan terhindar dari masalah akibat perbedaan data.
Primandha Rachma Auzia (Magang)