AKURAT.CO Kekeringan dan sulitnya mendapatkan air dapat menjadi kondisi yang berat bagi masyarakat. Dalam ajaran Islam, ketika terjadi kemarau panjang dan hujan tidak kunjung turun, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istigfar, serta memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Salah satu ibadah yang dapat dilakukan adalah salat istisqa, yakni salat sunah untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan sebagai rahmat dan sumber kehidupan bagi makhluk-Nya.
Salat istisqa biasanya dilaksanakan ketika terjadi kekeringan atau kemarau panjang yang menyebabkan kebutuhan air masyarakat dan makhluk hidup terganggu. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara berjamaah di lapangan atau tempat terbuka.
Niat Salat Istisqa
Salat istisqa dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Sebelum memulainya, seseorang berniat melaksanakan salat sunah istisqa karena Allah SWT.
نَوَيْتُ صَلَاةَ الِاسْتِسْقَاءِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat melaksanakan salat sunah istisqa karena Allah Ta'ala.”
Niat pada dasarnya berada di dalam hati. Lafaz niat tersebut dapat digunakan untuk membantu menghadirkan kesadaran mengenai ibadah yang akan dilaksanakan.
Tata Cara Salat Istisqa
Secara umum, salat istisqa dilakukan dua rakaat secara berjamaah. Tata caranya memiliki beberapa kesamaan dengan salat Id, termasuk adanya takbir tambahan dalam rakaat pertama dan kedua menurut tata cara yang dikenal dalam fikih.
Pada rakaat pertama, imam bertakbiratul ihram, kemudian melakukan beberapa takbir tambahan. Dalam praktik yang mengikuti tata cara salat Id, setelah takbiratul ihram terdapat tujuh takbir, lalu membaca Surah Al-Fatihah dan surah Al-Qur'an. Setelah itu, salat dilanjutkan dengan rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua hingga berdiri untuk rakaat berikutnya.
Baca Juga: Doa Menuju Tempat Kerja, Agar Selamat dan Dipenuhi Keberkahan
Pada rakaat kedua, imam melakukan takbir ketika berdiri, kemudian dilanjutkan dengan lima takbir tambahan. Setelah membaca Al-Fatihah dan surah Al-Qur'an, rangkaian salat diteruskan sebagaimana salat pada umumnya hingga salam.
Dalam pelaksanaannya, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai rincian tata cara salat istisqa, termasuk jumlah takbir tambahan dan bentuk pelaksanaannya. Karena itu, masyarakat dapat mengikuti tuntunan ulama atau lembaga keagamaan setempat yang menjadi rujukan.
Khutbah Setelah Salat
Setelah salat selesai, imam menyampaikan khutbah. Dalam khutbah tersebut, jamaah diajak memperbanyak istigfar, bertobat, memperbaiki diri, serta memohon ampun kepada Allah SWT.