Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:17 WIB

VIVA – AC Milan berhasil merekrut Mario Gila dari Lazio pada bursa transfer musim panas 2026 ini. Mereka mengalahkan sejumlah pesaing seperti Juventus dan juga Napoli.

Baca Juga

I Rossoneri berupaya untuk membangun ulang skuad bersama pelatih baru, Ruben Amorim. Gila menjadi salah satu incaran utama, dan telah dikejar sejak bursa transfer belum dibuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang bek tengah yang akan berulang tahun yang ke-26 pada bulan depan tersebut sebelumnya telah diminati oleh banyak klub top Liga Italia. Selain Milan, Gila dikabarkan sempat didekati oleh Juventus, Napoli, dan juga Atalanta.

Baca Juga

Namun demikian, eks bek Real Madrid itu memilih untuk gabung Milan karena proyek baru bersama Amorim. Kepindahan Gila ke San Siro pun telah diresmikan pada Sabtu (11/7/2026) dini hari tadi WIB.

Berdasarkan laporan yang dirangkum oleh Football-Italia, Gila ditebus dari Lazio dengan nominal total 30 juta euro. Rinciannya adalah 25 juta euro sebagai dana fiks dan 5 juta euro sebagai biaya tambahan.

Baca Juga

Gila telah resmi diperkenalkan setelah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan upah sekitar 5 juta euro, sebagaimana dikabarkan Football-Italia. Dia akan mengenakan nomor punggung 34 pada musim ini.

Bek asal Spanyol ini merupakan produk akademi Real Madrid yang direkrut Lazio pada 2022 hanya seharga 6 juta euro saja. Los Blancos memiliki hak sebesar 50 persen untuk penjualannya di masa depan, jadi 15 juta euro di antara transfer ini merupakan hak tim asal Spanyol tersebut.

Berbicara untuk pertama kalinya dalam wawancara bersama klub, Gila berharap untuk bisa meraih potensi terbaiknya. Dia mengaku sebagai perfeksionis yang tidak akan pernah menyerah.

“Kita bisa melakukan berbagai hal hebat bersama. Saya merasa bahwa saya bisa meraih potensi terbaik saya di sini,” katanya, dilansir dari situs resmi AC MIlan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya kira saya bisa membantu tim dalam setiap fase. Saya adalah seorang perfeksionis sejati; saya tidak pernah menyerah, dan saya selalu mengincar yang tertinggi dalam setiap aspek kehidupan, entah di dalam atau luar lapangan,” tambahnya.

Gila menyadari bahwa Milan bukanlah tim sembarangan. Bergabung dengan Rossoneri disadari olehnya membawa beban tersendiri karena level tim ini yang begitu tinggi.

Halaman Selanjutnya

“Jersey ini memiliki bobot yang sangat istimewa, dan saya menyadarinya. Saya di sini untuk belajar dan memberikan yang terbaik di lapangan agar mencapai level yang telah membuat AC Milan hebat,” pungkasnya. (rda)