Bupati Kudus ajak warga tak buang sampah di drainase l
Jumat, 17 Juli 2026 22:23 WIB
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kudus Harry Wibowo saat mengecek drainase di Jalan Kiai Telingsing bersama jajaran, TNI, dan Polri, Jumat (17/7/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris kembali menggerakkan ASN bersama TNI/Polri melakukan aksi bersih-bersih drainase perkotaan dan mengajak warganya agar tidak membuang sampah di saluran air untuk mencegah banjir saat musim hujan.
"Kami mendapatkan laporan masyarakat bahwa setiap musim hujan di Jalan Kiai Telingsing Kudus sering terjadi banjir. Untuk itulah, kami kembali mengadakan kerja bakti bersama jajaran dan TNI/Polri serta para relawan membersihkan saluran drainase," ujarnya di Kudus, Jumat.
Menurut dia, saluran di kawasan perkotaan sudah disediakan, namun yang perlu dijaga kebersihan saluran harus bebas dari sampah, sehingga ketika membuang sampah jangan sembarangan.
Ia berharap warga juga ikut peduli lingkungan sekitar, serta memilah sampah dari rumah agar tidak terbuang seluruhnya ke tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah, sehingga secara bertahap produksi sampah setiap harinya bisa ditekan.
Kalaupun ada saluran yang perlu perbaikan, kata dia, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kudus akan segera memperbaikinya, senyampang belum memasuki musim hujan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kudus Harry Wibowo mengungkapkan dari hasil pengecekan sejumlah saluran secara hitungan teknis masih mumpuni atau mencukupi untuk kapasitas limpasan air banjir atau air hujan.
Hanya saja, kata dia, permasalahan soal saluran tangkapan airnya yang perlu diperbaiki dan diperbanyak. Permasalahan lainnya, banyak sampah yang dibuang oleh masyarakat ke dalam drainase, sehingga menghambat kelancaran air dan mengakibatkan genangan banjir saat musim hujan.
Untuk memastikan ada tidaknya permasalahan lainnya, maka petugas diterjunkan untuk menyisir semua saluran tersebut, agar bisa diambil tindakan secepatnya.
Ia menargetkan pekan depan segera dilakukan penambahan saluran tangkapan air menuju drainase, sedangkan yang sudah tersedia akan diperlebar sehingga genangan air hujan bisa cepat surut.
Anggaran yang digunakan untuk perbaikan maupun penambahan inlet (saluran tangkapan air) drainase tersebut, kata dia, menggunakan anggaran rutin.
"Kami juga membutuhkan dukungan masyarakat, dengan tidak membuang sampah di saluran. Nantinya juga akan kami buatkan besi pengaman guna mencegah sampah ikut masuk ke drainase," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.