Bupati Kotim apresiasi kepemimpinan Hotman bawa kemajuan KSOP Sampit
Selasa, 20 Oktober 2026 16:56 WIB
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor bertukar cendera mata dengan Hotman Siagian yang kini melepas jabatan Kepala KSOP Kelas III Sampit karena diamanahi jabatan baru sebagai Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Selasa (20/10/2026). ANTARA/Norjani
Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Halikinnor mengapresiasi kemajuan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit di bawah kepemimpinan Hotman Siagian.
"Banyak sekali prestasi yang diraih selama Pak Hotman Siagian menjadi Kepala KSOP Sampit, bahkan banyak juga inovasi-inovasi yang dibuat. Saya terkejut tadi ada aplikasi Si Jelawat yang bahkan terintegrasi dengan Kementerian Perhubungan. Ini luar biasa, apresiasi luar biasa," kata Halikinnor di Sampit, Selasa.
Apresiasi itu disampaikan Halikinnor saat menghadiri Coffee Morning dan Pelepasan Kepala KSOP Kelas III Sampit. Hotman mengakhiri masa tugasnya di Sampit setelah 1,5 tahun karena mendapat jabatan baru sebagai Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa.
Selanjutnya jabatan Kepala KSOP Kelas III Sampit kini dipercayakan kepada Luis Setiawan yang dilantik pada 14 Oktober 2026. Sebelumnya Luis Setiawan bertugas di KSOP Kelas I Balikpapan.
Menurut Halikinnor, perpindahan tugas adalah hal biasa dalam pengabdian. Ini bukan akhir dari perjalanan karena ada amanah baru yang harus dijalankan di tempat tugas yang baru.
Pelabuhan Sampit adalah pintu gerbang Kabupaten Kotawaringin Timur. Dari sinilah hasil bumi dan barang kebutuhan masyarakat bergerak setiap hati. Keselamatan pelayaran dan kelancaran pelabuhan sangat menentukan di jalur ekonomi daerah ini.
Untuk itulah peran KSOP sangat penting di Kabupaten Kotawaringin Timur. Pemerintah daerah menyadari bahwa pelabuhan yang baik tidak dapat dibangun sendiri. Membutuhkan kerja sama antara KSOP, Pelindo, perusahaan pelayaran, pelaku usaha, aparat keamanan, pemerintah daerah dan masyarakat. Setiap pihak memiliki peran dan semuanya saling melengkapi.
Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Halikinnor mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian Hotman Siagian yang telah mengemban amanah sebagai Kepala KSOP Sampit.
Selama 1,5 tahun Hotman memimpin KSOP Kelas III Sampit, dinilai telah berhasil menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah, menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran, serta membangun hubungan yang hangat dengan para pelaku usaha dan masyarakat.
Halikinnor menegaskan, kepemimpinan yang baik tidak diukur dari lamanya waktu bertugas, tetapi dari kesan dan manfaat yang ditinggalkan. Selama 1,5 tahun menjalankan tugas di daerah ini, Hotman dinilai sudah meninggalkan jejak-jejak yang gemilang di KSOP Kelas III Sampit.
"Kami mohon maaf apabila selama Bapak bertugas di Sampit ada hal yang kurang berkenan. Semoga di tempat tugas yang baru, Pak Hotman selalu diberi kesehatan, kemudahan, dan kesuksesan," demikian Halikinnor.
Baca juga: Dua benda jatuh di Kotim diduga bekas roket asal China
Sementara itu, Hotman Siagian berharap penggantinya di KSOP Kelas III Sampit dapat melanjutkan perjuangan, sinergitas dan kolaborasi untuk mewujudkan pelayanan prima di Kota Sampit.
"Bagi saya bahwa jabatan adalah amanah. Kolaborasi dan semangat yang tinggi telah kita laksanakan untuk mewujudkan pelayanan prima," ujarnya.
Sebagai kilas balik, Hotman memaparkan berbagai capaian yang diraih selama kepemimpinannya. Di antaranya, KSOP Kelas III Sampit telah meraih penghargaan terbaik kedua SMRT Challenge kategori Lomba Video Angkutan Laut Nataru 2025/2026 di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.
Terselenggaranya dengan sukses tugas Posko Angkutan Laut Natal 2025 di Pelabuhan Sampit, atas sinergi dan kolaborasi TNI/POLRI, Pemda Kabupaten Kotawaringin Timur, PT Persero Pelabuhan Indonesia Cabang Sampit, Petugas Posko, media serta para instansi terkait lainnya.
Capaian kinerja anggaran KSOP Kelas III Sampit sepanjang tahun anggaran 2025 mencatatkan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang melampaui target nasional hingga 135 persen, didukung tingkat serapan anggaran (DIPA) yang mencapai 99,94 persen.
Tahun 2025, KSOP Kelas III Sampit mencatatkan kenaikan kinerja dengan menerbitkan 2.954 sertifikat keselamatan kapal, meningkat 56 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya. Aktivitas
keluar masuk kapal dan bongkar muat mencapai 16.206.406 ton atau naik 55,73 persen. Kunjungan dan keberangkatan kapal tercatat 9.493.390, meningkat 34,33 persen dibanding tahun 2024.
Selain itu, terselenggaranya dengan sukses tugas Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Sampit, atas sinergi dan kolaborasi TNI/Polri, Pemkab Kabupaten Kotawaringin Timur, PT Persero Pelabuhan Indonesia Cabang Sampit, petugas Posko, media serta para instansi terkait lainnya.
KSOP Kelas III Sampit juga mendapatkan penghargaan dari Bupati Kotawaringin Timur atas koordinasi dan kerja sama serta suksesnya kegiatan arus mudik dan arus balik lebaran Tahun 2026.
KSOP Kelas III Sampit membuat inovasi digital melalui SI-JELAWAT (Sistem Integrasi Jajak Evaluasi, Layanan Administrasi dan Wadah Aspirasi Terpadu) untuk sarana monitoring dan evaluasi pelayanan yang transparan, responsif, dan akuntabel dengan rata-rata nilai mutu pelayanan A “Sangat Baik” periode 26 Januari – 20 Oktober 2026
Selanjutnya, menyelenggarakan pelayanan prima melalui pengukuran, penerbitan E-Pas kecil kapal di bawah GT. 7, sosialisasi keselamatan pelayaran, pemberian life jacket gratis bertempat di wilayah Pegatan.
Peningkatan Pelayanan Publik melalui Sistem Inaportnet dan MaritimHUB kepada para pengguna jasa di wilayah Pelabuhan Sampit.
Selama 2019-2021 telah diterbitkan 1.253 pas kecil dan tahun 2022 hingga 18 September 2026 telah diterbitkan 644 E-Pas Kecil dengan total 1.897 pas kecil sebagai bentuk penguatan legalitas kapal.
KSOP Kelas III Sampit merealisasikan progres replacement Dermaga Kapal Patroli di tahun 2026 untuk memperkuat kesiapsiagaan dan keandalan armada untuk melaksanakan tugas, fungsi
pengawasan dan keselamatan pelayaran.
Capaian lainnya yaitu meraih predikat Terbaik Kedua Tahun 2026 dalam kategori Penyusunan Laporan
Keuangan Tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) Sedang se-Kalimantan Tengah dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI.
Hingga saat ini, KSOP Kelas III Sampit telah mencapai 84,64 persen pada PNBP dan realisasi DIPA mencapai 68,24 persen.
Untuk memastikan target strategis tahun 2026 dapat tercapai secara optimal, perlu terus ditingkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan kapal serta fasilitas pelabuhan, optimalisasi pemanfaatan digitalisasi layanan kepelabuhanan, dan penguatan koordinasi lintas sektor dengan dukungan serta partisipasi aktif seluruh pegawai. Selain itu, pencapaian dan keberhasilan pada tugas yang lainnya.
"Semua tugas dan capaian tersebut dapat diraih, terealisasikan atas sinergitas, kolaborasi dan dukungan serta kerja sama dengan TNI/POLRI, kantor kementerian, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, lembaga/ instansi terkait, para pegawai KantorKesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sampit yang terus berupaya
meningkatkan integritas pelayanan dan bekerja dengan hati nurani," ujar Hotman.
Baca juga: Jalan Kandan-Camba disiapkan pangkas jarak Sampit-Mentaya Hulu
Ditambahkannya, dalam pelaksanaan tugas, selama ini KSOP selalu bersama berkolaborasi dan sinergi, bahu membahu untuk membangkitkan kembali sektor transportasi tertentu sesuai dengan peran kita masing-masing. Semuanya ini adalah untuk menopang berbagi sektor perekonomian dan kehidupan masyarakat yang akan berdampak pada terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur, sesuai dengan cita-cita kita bersama.
"Semangat kolaborasi dan sinergi menjadi prioritas bersama. KSOP Kelas III menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya atas dukungan penuh, sinergitas semua dalam pelaksanaan dan pencapaian tugas dalam memberikan pelayanan prima," tambahnya.
Hotman meneruskan pesan penting dari Menteri Perhubungan bahwa keselamatan adalah harga diri kita sebagai insan transportasi. Jangan pernah berkompromi dengan keselamatan.
Jika ada kapal tidak memenuhi persyaratan keselamatan, maka jangan diberikan izin berlayar. Keselamatan ini sangat bergantung pada integritas maka harus berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang salah dan berani menindak pelanggaran.
Bekerjalah secara teamwork dengan semangat solusi dan responsif terhadap dinamika, bekerja sama dan melibatkan instansi dan stakeholder terkait, saling sharing ilmu dan keahlian, menjaga silaturahmi, saling menghargai dan menghormati, adalah keniscayaan.
"Untuk itu, mari kita perkuat juga kepedulian kepada regulasi, organisasi, dan SDM. Jangan lupa selalu berdoa dan saling mendoakan, meluruskan niat dan motivasi, serta menjadikan tugas sebagai ladang amal dan ibadah kita," katanya.
Menurutnya, optimisme sangat penting karena tantangan akan semakin kompleks. Dia yakin dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus maju, Pelabuhan Sampit ke depannya akan banyak dikunjungi oleh kapal besar, mampu menjawab setiap tantangan dengan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.
Dia mengajak semua pihak bekerja lebih baik, lebih proaktif dalam mengenali persoalan, dan berani melakukan perbaikan tanpa harus menunggu munculnya masalah besar terlebih dahulu.
"Mari kita bekerja lebih cerdas dan lebih Ikhlas, kerja sesuai aturan demi menjaga amanah serta memajukan maritim Indonesia di masa yang akan
datang," demikian Hotman Siagian.
Baca juga: Bupati Kotim tegaskan penanganan kebakaran besar di Camba tetap dioptimalkan
Baca juga: Bupati Kotim dorong pemerataan CSR untuk daerah yang membutuhkan
Baca juga: Pemadaman karhutla di Kalteng diusulkan gunakan Venom 200 dan Bios 44
Pewarta : Norjani
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.