Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:27 WIB
VIVA – Pengamat sepak bola Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel melontarkan kritik tajam terhadap penampilan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Eliano Reijnders.
Baca Juga
Kritik tersebut disampaikan Towel setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026, usai ditahan imbang 1-1 oleh Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat 7 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil imbang tersebut membuat Timnas Indonesia hanya mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan finis di posisi ketiga Grup A. Indonesia kalah bersaing dengan Singapura yang mengumpulkan delapan poin sebagai runner-up, sedangkan Vietnam keluar sebagai juara grup dengan 10 poin.
Baca Juga
Pengamat sepakbola, Bung Towel
Photo :
- Istimewa
Bung Towel menilai komposisi pemain yang dipilih belum menunjukkan kualitas terbaik. Ia mencontohkan pergerakan Ragnar Oratmangoen yang lebih banyak berada di luar kotak penalti pada babak pertama, sementara Thom Haye juga kerap turun menjemput bola sehingga sektor kanan dinilai tidak berjalan efektif.
Baca Juga
Menurut Towel, situasi tersebut membuat Eliano Reijnders gagal memberikan kontribusi sesuai perannya di sisi kanan permainan Timnas Indonesia.
"Lalu siapa yang disuruh dari kanan? Eliano Reijnders. Mohon maaf, itu kalau bahasa Betawinya nih, nyerang kagak, bertahan kagak," kata Bung Towel dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Sabtu 8 Agustus 2026.
"Jadi jujur, Eliano Reijnders nggak maksimal, nggak berguna gitu loh," tambahnya.
Bung Towel juga mengaku tidak melihat ekspresi percaya diri maupun determinasi dari Eliano selama pertandingan. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu dievaluasi dalam pemilihan pemain Timnas Indonesia ke depan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Bahkan kalau kita lihat dalam tayangan sejak Vietnam, berapa kali di-shoot, saya nggak lihat raut wajah yang mencerminkan keyakinan, kepercayaan diri, nggak. Plong aja, datar gitu loh. Nggak kelihatan nyali, passion, determinasi dari wajahnya itu nggak kelihatan main. Jadi buat saya ini koreksi besar nanti dalam hal pemilihan skuad," kata Bung Towel.
Timnas Indonesia sendiri gagal mengamankan tiket semifinal setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Garuda sempat unggul lebih dulu lewat gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47, tetapi Ilhan Fandi menyamakan kedudukan pada menit ke-66.
Halaman Selanjutnya
Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia untuk kedua kalinya secara beruntun gagal melewati fase grup Piala AFF. Catatan itu sekaligus mengulang kegagalan yang terakhir kali dialami Garuda pada edisi 2012 dan 2014.