Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara siap menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Minyakita untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di sejumlah daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Jumat, mengatakan pihaknya siap berkontribusi dalam penyaluran beras SPHP dan Minyakita pada kegiatan GPM tersebut.
Ia mengatakan melalui Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara, seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat Sumut.
"Kegiatan itu serentak karena sudah ada surat edaran dalam pelaksanaan GPM tersebut. Beras SPHP menjadi komoditas utama dalam kegiatan tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan penyaluran bahan pangan dalam kegiatan GPM disesuaikan dengan permintaan pemerintah daerah berdasarkan kebutuhan di wilayah masing-masing.
"Tidak ada batasan dalam penyaluran beras untuk kegiatan Gerakan Pangan Murah itu. Hal ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan pokok," katanya.
Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan GPM dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Ia menambahkan, kesiapan GPM tersebut itu juga ditandai dengan stok beras secara total di gudang Bulog Sumut sekitar 51.000 ton, dan akan bertambah dari pusat sebagai pemenuhan kebutuhan program SPHP, bantuan pangan dan lainnya di wilayah itu.
Di sisi lain, Budi mengatakan penyaluran beras SPHP juga dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta saluran distribusi lainnya agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menginisiasi Gerakan Pangan Murah serentak di wilayah Sumut guna menjaga stabilitas harga bahan pangan di pasaran dan mengendalikan inflasi daerah.
"Selain itu, program ini menjadi langkah strategis Pemprov Sumut untuk memastikan ketersediaan pangan serta meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut Fariz Haholongan Hutagalung.
Gerakan Pangan Murah serentak berskala provinsi tersebut, lanjut dia, pada tahap awal dijadwalkan digelar pada 27, 28, dan 31 Agustus 2026.
Selanjutnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin sebanyak empat kali dalam sebulan pada September hingga Desember 2026.
Berbagai komoditas pangan akan dihadirkan dengan harga terjangkau, di antaranya beras program SPHP, beras medium, beras premium, Minyakita, cabai merah, cabai rawit, tomat, bawang merah, daging ayam ras, daging sapi, telur ayam ras, jagung, hingga
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.